Pasar Ditembaki, Prancis Mencekam

Klik untuk perbesar
(Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Ratusan petugas polisi dikerahkan untuk memburu pelaku penembakan di Pasar Natal, Strasbourg, Prancis, yang menewaskan tiga orang dan melukai 12 orang. Pihak keamanan sudah mengantongi identitas pelaku penembakan di pasar Natal, pada Selasa malam waktu setempat. Pelaku sempat terlibat baku tembak dengan polisi saat beraksi hingga melukainya. Dia kemudian melarikan diri. Petugas keamanan pun memperketat penjagaan di penjuru kota, termasuk di perbatasan. 

Berita Terkait : Eksportir Tertarik Kembangkan Beras Ketan Hitam Bandung


Dua sumber di otoritas keamanan Prancis, seperti dikutip dari AFP, kemarin, menyebut pelaku bernama Cherif Chekatt (29). Motifnya belum diketahui, namun jaksa anti terorisme Prancis sudah diterjunkan. Seharusnya dia ditang kap pada Selasa pagi terkait kasus percobaan pembunuhan. Namun, sebelum ditangkap, dia beraksi pada malam harinya dengan menembaki pengunjung pasar Natal.

Berita Terkait : Siberkreasi Ajak Netizen Perangi Hoaks

Tak hanya itu, beberapa fasilitas penting di kota, termasuk Gedung Parlemen Uni Eropa, juga ditutup. Bahkan, anggota parlemen, staf, dan para jurnalis tak diperkenankan meninggalkan gedung pada Selasa malam, sampai menunggu kondisi benar-benar aman. Pelaku bisa saja beraksi kembali di tempat lain. Pasar Natal serta berbagai atraksi hiburan di Strasbourg mampu memikat ratusan ribu pengunjung setiap tahunnya. Sebenarnya pengamanan di pasar Natal Strasbourg dan lokasi lain sudah ditingkatkan beberapa tahun terakhir setelah serangkaian serangan di Prancis. [CNA/DAY]