Ratu Elizabeth Tak Hadiri Upacara Baptis Archie, Harry-Meghan Dinilai Ogah Ikuti Tradisi

Klik untuk perbesar
Pangeran Harry, Meghan Markle dan putranya, Archie (Foto: The Sun/AFP)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pangeran Harry dan Meghan Markle akhirnya mengganti jadwal pembaptisan putra pertamanya, Archie Harrison Mountbatten-Windsor, dari semula Jumat (5/7) menjadi Sabtu (6/7). Hal itu dilakukan demi manyesuaikan jadwal Ratu Elizabeth dan Pangeran Charles.

Namun, Daily Mail melaporkan, Ratu Elizabeth dipastikan tak akan menghadiri pembaptisan cicitnya itu karena sudah kadung menjadwalkan akhir pekannya bersama Pangeran Philip di Sandringham.

Baca Juga : Jeli Lihat Peluang, Babel Kembangkan Agroindustri Tapioka dari Singkong Lokal

Tahun lalu, Sang Ratu juga tak hadir dalam acara pembaptisan Pangeran Louis, anak ketiga Pangeran William.


Absennya Sang Ratu menimbulkan nada sumbang di kalangan Istana Buckingham. Pangeran Harry dan Meghan dinilai buruk dalam hal perencanaan, sehingga tak bisa memastikan kehadiran Ratu Elizabeth. "Pangeran Harry dan Meghan sepertinya memang enggan menyesuaikan diri dengan tradisi. Seharusnya, tidak boleh begitu," demikian sas sus yang santer beredar di kalangan Istana.

Baca Juga : Aksi di KPK, Massa Desak Presiden Segera Lantik Pimpinan Baru KPK

Sumber tersebut mengungkapkan, acara Ratu Elizabeth di Skotlandia yang sudah lama teragendakan. Di sana, Sang Ratu akan menghadiri acara tahunan Pekan Holyrood. "Pangeran Harry dan Meghan harusnya bisa mengakomodir tanggal itu," ujar sumber tersebut.

Harry dan Meghan juga memicu kontroversi karena mengadakan upacara baptis secara tertutup dan merahasiakan nama orangtua baptis Archie.

Baca Juga : Keuntungan Tanam Kacang Hijau Menggiurkan

Upacara baptis tersebut akan dipimpin Uskup Agung Canterbury di kapel privat yang berada di Kastil Windsor. Fotografer Chris Allerton akan menjepret seluruh momen dalam upacara sakral tersebut.


"Archie Harrison Mountbatten-Windsor akan dibaptis dalam upacara kecil yang hanya dihadiri oleh kalangan terbatas. Upacara yang dipimpin Uskup Agung Canterbury, akan berlangsung di kapel privat yang ada di Kastil Windsor, Sabtu 6 Juli," demikian bunyi pernyataan resmi yang dirilis pihak Istana. [HES]