Kocak, Orang Jepang Nyewa Mobil Buat Ngaso

Klik untuk perbesar
Lokasi pengambilan mobil sewaan milik Orix, Jepang. (Foto: Net)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Normalnya, orang menyewa mobil sebagai penunjang kegiatan aktivitas sehari-hari seperti bekerja atau liburan. Namun, sejumlah perusahaan peminjaman mobil di Jepang mendapati mobil yang mereka sewakan tidak pernah dipakai jauh oleh penyewa.

Setelah melihat mobil sewaan mereka dikembalikan dengan angka kilometer yang tidak berubah banyak, para perusahaan sewa mobil ini pun mengadakan survei. Orix dan Times 24Co, dua perusahaan penyewaan mobil di Negeri Sakura, penasaran dengan hal yang dilakukan pelanggan mereka dengan mobil sewaan.

Ternyata, sebagian besar pelanggan menyewa mobil untuk "mencari ketenangan" di antara hiruk pikuk kehidupan sehari-hari. 39 persen responden mengaku menggunakan mobil sewaan untuk rehat sejenak di sela istirahat makan siang. 27 persen responden menyewa mobil agar bisa menelpon tanpa gangguan suara bising.

Berita Terkait : Korban Jiwa Topan Hagibis, Jepang Tembus 66 Orang

20 persen responden menggunakan mobil sewaan untuk mengerjakan tugas kantor karena "suasana kantor sangat tidak kondusif." Sementara sisanya menggunakan mobil sewaan untuk menyimpan barang bawaan, karena mereka tidak menemukan loker umum yang kosong.

Ada beberapa pelanggan yang mengaku terpaksa menyewa mobil karena tidak menemukan tempat yang nyaman untuk menikmati makan siang.

“Saya menyewa mobil untuk makan bento yang saya beli di supermarket di jam istirahat siang. Saya tidak menemukan tempat yang nyaman untuk makan selain di mobil," aku seorang pegawai kantoran di Prefektur Saitama kepada harian Asahi.

Baca Juga : Ketua MPR: Semangat Perkokoh Persatuan dan Regenerasi dari Kabinet Baru

Hasil laporan juga menunjukkan ada peningkatan rental mobil paska gempa Tohoku 2011 lalu. Mobil sewaan ini digunakan untuk mengisi daya baterai ponsel dan lampu darurat.

Dalam survei pada 2018 lalu, perusahaan layanan sewa mobil NTT Docomo Inc mendapati pelanggan mereka menyewa mobil sekadar untuk menonton teve, berganti pakaian saat perayaan Halloween, berlatih menyanyi, melatih bahasa Inggris hingga yoga wajah.

Popularitas penyewaan mobil untuk segala kegiatan di atas terus meningkat berkat biaya sewa yang murah meriah. Mayoritas perusahaan sewa menarik biaya 400 yen atau sekitar Rp 52 ribu untuk durasi satu setengah jam. Lokasi pengambilan mobil sewa pun ada di 12.000 titik di seluruh Jepang.

Baca Juga : Jadi Menperin, Agus: Sulit Gantikan Airlangga

Jadi, perusahaan sewa mobil yang menarik biaya tambahan berdasarkan kilometer pemakaian akan merasakan rugi. Karena kebanyakan pelanggan hanya ingin menikmati waktu tenang untuk tidur siang dengan AC.

Meski tindakan ini memiliki dampak buruk apada emisi karbon, bagi warga Jepang yang membutuhkan privasi untuk rehat sejenak, ini adalah jalan keluar yang sangat simpel. [DAY]