Latvia, Mitra Dagang Terbesar Indonesia Di Kawasan Baltik

Klik untuk perbesar
Pertemuan Bilateral Menlu RI Retno (kanan) L.P dengan Menlu Latvia Edgars Rinkevics (kiri) di Kementerian Luar Negeri RI. (Foto : Twitter @kemenlu_ri).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Meski dipisahkan jarak yang sangat jauh, hubungan perdagangan Indonesia dengan Latvia terbilang sukses.

Angka perdagangan kedua negara tercatat naik 35 persen dalam empat tahun terakhir. Berdasarkan catatan Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi, pada kuartal pertama 2019, angka perdagangan naik 29 persen.

“Angka ini jauh meningkat dibandingkan dengan kuartal pertama 2018,” beber Retno usai menerima kunjungan Menlu Latvia Edgars Rinkevics di Gedung Pancasila, Pejambon, kemarin.

Berita Terkait : Batik dan Kopi Indonesia Kini Ngetop Di Helsinki

Kedatangan Menlu Rinkevics ini untuk membahas sejumlah kerja sama yang akan digali serta melanjutkan pembahasan kerja sama yang sudah berlangsung, salah satunya di sektor perdagangan.

“Senang kita bisa saling cocokan data mengenai kerja sama Indonesia dengan Latvia. Hasil kerja sama kita sangat memuaskan meski kedua negara terpisah jarak yang sangat jauh,” ujar Retno.


Bahkan, hubungan perdagangan Indonesia dengan Latvia termasuk yang paling tinggi dibandingkan dengan negara Balkan lainnya.

Berita Terkait : Luhut Yakin Indonesia Bisa Curi Posisi China

“Selama pertemuan, saya berbagi dengan Menlu Latvia seputar visi Presiden Jokowi untuk lima tahun ke depan, khususnya di bidang investasi dan pengembangan sumber daya manusia,” beber Retno.

“Kami juga saling bertukar sejumlah isu regional dan internasional. Saya juga menjelaskan soal perkembangan ASEAN, terutama mengenai ASEAN outlook in Indo Pacific.

Menlu Rinkevics menerangkan, keinginan Latvia untuk meningkatkan kerja sama ekonomi.

Berita Terkait : Belanda dan Jerman Dukung Indonesia Perangi Anti Mikroba

“Sangat menyenangkan bisa kembali ke sini dan selalu mengejutkan melihat perkembangan negara dan Jakarta,” ujar Rinkevics.

“Saya tidak sabar menjelajahi kemungkinan kerja sama lain yang belum kita eksplor untuk ke depannya,” lanjut Rinkevics.


Dalam diskusinya bersama Retno, Rinkevics juga mendiskusikan cara-cara bagaimana meningkatkan kembali kerja sama ekonomi di masa mendatang. Kemudian kedua negara sepakat bahwa ada kebutuhan untuk memperluas perjanjian berdasarkan kerja sama bilateral di bidang pariwisata hingga perdagangan. [DAY]