Duta Besar Pakistan Untuk Indonesia Abdul Salik Khan

Tertarik Program Desa Digital Jabar

Klik untuk perbesar
Dubes Abdul Salik Khan (ketiga kanan) dan Ridwan Kamil (tengah) usai acara makan malam bersama di Padma Hotel, Bandung. (Foto : Humas Jabar).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Pakistan untuk Indonesia Abdul Salik Khan tertarik dengan beberapa program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, salah satunya program desa digital. Ketertarikannya ini dia sampaikan kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat acara makan malam bersama di Padma Hotel Bandung, Rabu (17/7).

Dubes Salik Khan ditemani delegasi Kedutaan Besar Pakistan, membeberkan keinginan mereka untuk mengadaptasi konsep desa digital Jawa Barat. “Ini konsep menarik yang bisa ditiru di Pakistan,” ujar Dubes Salik Khan.

Selain itu, program Jabar Juara, Kredit Masjid Sejahtera dan Kredit Mesra juga ingin dilakukan Pakistan.

Berita Terkait : Dubes India Untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat, Manjakan Warga Jakarta dengan Wisata Kuliner dan Film

“Kami ingin membawa pemilik ide ini berkunjung ke Pakistan dan mempromosikan program andalan mereka. Ini kerja sama yang potensial,” jelas Dubes Salik Khan.

Program desa digital yaitu memaksimalkan akses digital sebuah desa untuk seluruh warga. Dengan akses listrik yang mumpuni, akses internet pun bisa dibuka lebar.


“Di Pakistan juga masih ada desa yang belum maksimal penggunaan akses internet. Jika program digital dipraktekkan di sana, proses administrasi desa dan penyebaran informasi pun jadi lebih mudah,” ujar Salik Khan.

Berita Terkait : Buka Layanan Pos Kesehatan Gratis Bagi WNI

Gubernur Ridwan Kamil berharap sejumlah kerja sama juga dilakukan antara Pakistan dengan Jawa Barat, seperti investasi, program layanan publik hingga kerja sama di bidang keagamaan dan pendidikan.

Peluang besar kerja sama didukung dengan cukup besarnya nilai investasi Pakistan di Jawa Barat yang hampir sepertiganya dari total investasi Pakistan ke Indonesia.

“Jawa Barat mempunyai peran penting dalam kerja sama Indonesia dengan Pakistan.” tuturnya.

Berita Terkait : Suguhi Beragam Cokelat Saat Rayakan First of August

Mengingat Pakistan kuat di tekstil, sedangkan Jawa Barat kuat di beberapa komoditas seperti teknologi. Hal ini bisa dielaborasi ke depannya.

“Ada banyak potensi yang bisa kita gali bersama. Ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin,” tandasnya. [DAY]