Duta Besar Indonesia Untuk Korea Selatan Umar Hadi

Doakan Korban Tsunami Dalam Perayaan Natal Kota Seoul

Klik untuk perbesar
D ubes Umar Hadi memberi sambutan di hadapan WNI di KBRI Seoul, Korea Selatan. (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Masyarakat Indonesia di Seoul, Korea Selatan berkumpul merayakan Natal bersama yang diadakan di kantor KBRI, di Seoul, Selasa (25/12). Acara itu dihadiri sekitar 500 WNI lintas gereja di bawah naungan Persekutuan Gereja Indonesia di Korea (PGIK) yang membawahi jemaat Kristen dan Dei Gratia. Beberapa warga Muslim pun tampak hadir.

Pada kesempatan itu, Duta Besar Indonesia untuk Korea Selatan Umar Hadi mengajak para tamu mendoakan saudara-saudara di Tanah Air yang terkena musibah tsunami Selat Sunda.

Berita Terkait : Timnas Indonesia Menyerah pada Malaysia 0-2 di Bukit Jalil

“Semoga keluarga korban diberi ketabahan,” doa Dubes Umar Hadi. Dubes Umar mengingatkan seluruh masyarakat Indonesia di Korea Selatan selalu bangga dan optimistis terhadap Bangsa dan Negara.

“Kita sepatutnya bangga dengan negara kita Indonesia, karena lahirnya Indonesia juga adalah berkah bagi seluruh masyarakat dunia. Hanya Indonesialah yang pertama kali berani memerdekakan diri dari tirani penjajahan,” pesan Dubes Umar Hadi.

Berita Terkait : Ketemu Dubes India, Menhan Bahas Pertukaran Prajurit Dan Kemaritiman

“Hal ini tentu saja menjadi inspirasi bagi negara-negara lain yang saat itu belum merdeka. Selain itu, tujuan Indonesia sangatlah mulia, yaitu untuk ikut serta melaksanakan ketertiban dunia berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial,” lanjutnya.

Di Korea Selatan, Natal merupakan hari besar resmi dan dijadikan hari libur nasional. Aktivitas perkantoran dan sekolah diliburkan pada hari itu. Kristen adalah agama mayoritas masyarakat Korea Selatan. Tak heran perayaan Natal di Negeri Gingseng ini sangat meriah. Momen ini pun sering dimanfaatkan para penyanyi asal Korea untuk mengeluarkan winter album atau sekadar mengeluarkan single lagu Natal. [DAY]