Malam Ini, Anwar Ibrahim Hadiri Tahlilan BJ Habibie di Patra Kuningan

Momen keakraban mantan Wakil PM Malaysia  Anwar Ibrahim dan Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. (Foto: FB Anwar Ibrahim/Liputan 6 Indonesia)
Klik untuk perbesar
Momen keakraban mantan Wakil PM Malaysia Anwar Ibrahim dan Presiden ke-3 RI, BJ Habibie. (Foto: FB Anwar Ibrahim/Liputan 6 Indonesia)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Rabu (9/10) malam ini, tepatnya pukul 19.00 WIB, mantan Wakil Perdana Menteri (PM) Malaysia Anwar Ibrahim bersama lima delegasi dari negaranya, dijadwalkan hadir dalam acara tahlilan di kediaman mendiang Presiden ke-3 RI, Bacharuddin Jusuf (BJ) Habibie di kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Anwar Ibrahim yang kini menjabat Presiden Partai Keadilan Rakyat (PKR), diagendakan untuk memberikan testimoni setelah tausiyah.

Usai testimoni, acara dilanjutkan dengan Ramah Tamah Keluarga (alm) BJ Habibie, dan konferensi pers di Ruang Perpustakaan sekitar 10 menit.

Baca Juga : PON XX di Papua Akan Pererat Persatuan Bangsa 

BJ Habibie tutup usia pada 11 September silam, dalam usia 83 tahun. Semasa hidupnya, mendiang BJ Habibie memang dikenal dekat dengan Anwar Ibrahim.

"BJ Habibie seorang individu yang saya anggap sebagai keluarga dan sangat prihatin tentang derita yang saya lalui semasa saya selesai operasi, bebas dari penjara di mana Allahyarham (Habibie) dan Allahyarhamah Ibu Ainon yang menjaga saya," ujar Anwar melalui akun Facebook-nya, 11 September 2019.

Anwar mengenang Habibie sebagai sosok sederhana dan pintar, bahkan dalam berbicara. Dia menyebut Habibie bukan politikus biasa.

Baca Juga : Buruh Nobar Film Nyanyian Akar Rumput

"BJ Habibie ini bicara dari keyakinan serta dari hati nurani. Perkara ini saya lihat sebagai sesuatu yang unik dari seorang tokoh dan pemimpin besar yang pastinya akan dirindui serta dikenang semua pihak," ujarnya.

Istri Anwar yang kini menjabat Wakil PM Malaysia, Wan Azizah Wan Ismail, hadir melayat BJ Habibie di Patra Kuningan, hingga ke pemakaman di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta Selatan, 12 September lalu.

Di keluarga besar Habibie, menggelar tahlilan selama 40 hari berturut-turut sudah merupakan suatu tradisi. Acara ini terbuka bagi publik, yang ingin ikut mendoakan bersama-sama Presiden BJ Habibie di rumah duka.[HES]