Sah, Uskup Agung Jakarta Ignatius Suharyo Dilantik Jadi Kardinal

Pemotongan tumpeng oleh Kardinal Suharyo (tengah) dalam acara resepsi Misa Syukur, didampingi antara lain oleh Dubes RI untuk Takhta Suci Antonius Agus Sriyono (kedua kiri). Resepsi digelar di Pontificio Collegio Missionario San Paolo Apostolo, Roma, Selasa (8/10). (Foto: KBRI Vatikan)
Klik untuk perbesar
Pemotongan tumpeng oleh Kardinal Suharyo (tengah) dalam acara resepsi Misa Syukur, didampingi antara lain oleh Dubes RI untuk Takhta Suci Antonius Agus Sriyono (kedua kiri). Resepsi digelar di Pontificio Collegio Missionario San Paolo Apostolo, Roma, Selasa (8/10). (Foto: KBRI Vatikan)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo, telah resmi dilantik sebagai Kardinal oleh Paus Fransiskus pada Sabtu (5/10) lalu.

Sebagai bentuk syukur, KBRI untuk Takhta Suci bekerja sama dengan IRRIKA (Ikatan Rohaniwan dan Rohaniwati Katolik di Kota Abadi) menyelenggarakan Misa Syukur dan resepsi di Pontificio Collegio Missionario San Paolo Apostolo, Roma, Selasa (8/10), yang dihadiri sekitar 200 rohaniwan dan rohaniwati Katolik Indonesia di Italia.

Berita Terkait : Saran untuk Anies: Kata Dikurangin, Kerja Dibanyakin

Misa Syukur dipimpin langsung oleh Kardinal Suharyo, didampingi Rektor Pontificio Collegio Missionario San Paolo Apostolo, RP Lisandro Alirio Rivas Duran, Uskup Bandung Mgr. Antonius Subianto Bunjamin, serta 18 konselebran yang terdiri dari para pastor Indonesia di Italia.

Dalam homili atau khotbah misa, Kardinal Suharyo mengajak seluruh umat yang hadir untuk menyadari arti penting sejarah Indonesia, dan peran para misionaris dalam mewujudkan kemerdekaan RI pada tahun 1945.

Baca Juga : Ini Alasan KPK Belum Tahan RJ Lino

Penghargaan yang tinggi atas rasa kebangsaan para pemimpin bangsa ketika menyepakati perubahan Piagam Jakarta menjadi rumusan Pancasila seperti yang kita kenal saat ini, juga dinilai perlu.

"Lalu, apa yang dapat kita sumbangkan dalam merawat NKRI yang berlandaskan Pancasila?" tanya Kardinal Suharyo kepada para hadirin.

Baca Juga : Hampir 12 Jam Digarap Penyidik KPK, RJ Lino Tak Ditahan

Setelah menyampaikan khotbah pendeknya, Kardinal baru ini mengajak seluruh umat yang hadir untuk menyanyikan bersama lagu “Tanah Airku.”

Dalam acara resepsi, Dubes RI untuk Takhta Suci, Antonius Agus Sriyono, berkesempatan menyampaikan sambutan, yang intinya mengenai rasa syukur kehadirat Tuhan YME. Mengingat salah seorang putra terbaik bangsa Indonesia telah dipilih Bapa Suci sebagai Kardinal. "Terima kasih atas kerja sama yang baik antara KBRI untuk Takhta Suci dan IRRIKA atas terselenggaranya acara ini," ujar Dubes Antonius. [HES]