Duta Besar Palestina Untuk Indonesia Zuhair al-Shun

Gelar Malam Budaya Pada 54 Tahun Revolusi Palestina

Klik untuk perbesar
Penampilan tari Dabka memeriahkan Malam Kebudayaan Palestina di TIM, Rabu (27/2). (Foto : Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kedutaan Besar Palestina di Jakarta mengadakan Malam Kebudayaan/ Palestinian Culture Night untuk merayakan 54 tahun Revolusi Palestina. Lokasi acara di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, nampak dipadati para tamu undangan.

Rabu malam (27/2) itu, para tamu disuguhkan penampilan musisi Palestina, Numan al Jalmawi. Sejumlah lagu Numan juga diiringi tarian khas negeri di Timur Tengah.

Tarian yang paling menarik perhatian penonton karena gerakannya yang penuh semangat dan menghentak adalah tarian Dabka atau Dabke. Hentakan lagu dan gerakan penari yang penuh semangat nampak menular ke penonton yang ikut bertepuk tangan mengikuti irama.

Berita Terkait : Suguhi Beragam Cokelat Saat Rayakan First of August

“Acara ini kami sajikan sebagai bentuk apresiasi kepada seluruh bantuan dan dukungan yang Indonesia berikan kepada Palestina,” ungkap Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair al Shun. Dia tampak terharu dengan banyaknya tamu yang memenuhi venue acara.

Selain penampilan musik dan tari “Malam Kebudayaan Palestina” juga dimeriahkan dengan pameran foto keindahan alam serta berbagai kota di Palestina.


Nampak Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir, Ketua Prakarsa Persahabatan Indonesia-Palestina Din Syamsuddin dan sejumlah duta besar negara sahabat.

Berita Terkait : Di KTT Bangkok, Indonesia Desak AS Bantu Penyelesaian Konflik Palestina

“Malam ini melalui diplomasi budaya, kami ingin suara kami didengar lebih lantang dan jelas di dunia,” tegas Zuhair.

“Sebagaimana Anda semua tahu bahwa rakyat Palestina hingga hari ini masih memperjuangkan kemerdekaannya dan kami pastikan kepada Anda semua bahwa kami akan melanjutkan perjuangan itu hingga kami mendapatkan kemerdekaan kami dengan Al Quds sebagai ibu kotanya,” lanjutnya.

Malam itu Zuhari juga menegaskan, perjuangan rakyat Palestina tidak akan pernah berhenti untuk meraih kemerdekaan dan dengan Al Quds menjadi ibukota negaranya.

Berita Terkait : Pamer Keunikan Kuliner dan Tarian

Mewakili pemerintah Indonesia, Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia AM Fachir, mengatakan, komitmen Indonesia untuk membantu rakyat Palestina selama ini dilakukan dalam banyak sektor.

Revolusi Palestina dimulai pada 1 Januari 1965 dan hingga kini rakyat Palestina masih memperjuangkan kemerdekaannya dari kependudukan Israel. [DAY]

RM Video