Teror Christchurch 49 Korban Tewas

PM Australia:1 Pelaku Warga Australia Teroris

Klik untuk perbesar
Perdana Menteri Australia Scott Morrison

RMco.id  Rakyat Merdeka - Korban teror Christchurch, Selandia Baru, mencapai 49 orang. Insiden itu terjadi dalam waktu shalat jumat. Menyasar Masjid Al Noor dan Linwood. Empat pelaku sudah ditahan. Satu orang adalah warga Australia. Perdana Menteri Australia Scott menyebut serangan itu sebagai sebuah 'serangan ekstrimis sayap kanan yang tak berperasaan'.

"Saya dapat mengonfirmasi satu orang yang ditahan, saya mendapat laporan, adalah warga negara kelahiran Australia," kata PM Morrison.

Berita Terkait : Pakistan Anugerahkan Penghargaan Nasional Pahlawan Masjid Christchurch

"Sebagai anggota keluarga dengan sepupu Selandia Baru kami hari ini, kami berduka, kami terkejut, kami terkejut, kami marah, dan kami berdiri di sini dan mengutuk serangan yang dilakukan teroris ekstremis, sayap kanan," cetusnya.

ABC telah mengindentifikasi pelaku itu sebagai pria asal wilayah Grafton, New South Wales (NSW), bernama Brenton Tarrant. Ia sempat muncul di video live penyerangan yang sempat beredar viral. Ia bekerja sebagai pelatih kebugaran di sebuah klub olahraga.

Berita Terkait : Bicara Ke Media, Imam Masjid Christchurch Terus Menangis

Menurut temannya, Tarrant digambarkan sebagai sosok pelatih yang baik, selalu punya hubungan baik dengan klien di gym. Tracey Gray, teman Tarrany yang diwawancarai ABC, mengatakan, dia sangat terkejut atas berita yang didengarnya, bukan hanya karena dia sempat berinteraksi dengan sang pelaku tapi ia juga memiliki keluarga di Christchurch. [MEL]

RM Video