Duta Besar Palestina Untuk Indonesia Zuhair al Shun

Nggak Akan Lupa Perhatian RI Untuk Palestina

Klik untuk perbesar
Duta Besar Palestina Untuk Indonesia Zuhair al Shun. (Foto : Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Zuhair al Shun, merayakan Isra’ Miraj sekaligus Palestine Land Day di Kedutaan Besar, Menteng, Jakarta, Kamis siang (4/4).

Pada kesempatan tersebut, Dubes al Shun mengatakan, sangat menghargai peran penting Indonesia yang telah membantu menciptakan perdamaian Palestina. “Kami tidak akan pernah melupakan perhatian Indonesia kepada rakyat kami,” katanya.

Dia berterima kasih kepada Indonesia yang terus mengangkat berbagai pembahasan isu Palestina di berbagai komunitas global.

Berita Terkait : Indonesia Jadi Inspirasi Banyak Negara


Dubes al Shun juga menegaskan status Yerusalem sebagai bagian dari Palestina. “Kota Yerusalem atau Al Quds tempat di mana sang pemimpin para makhluk dan junjungan kita, Nabi Muhammad, melakukan perjalanan malam yang kita kenal dengan istilah Isra. Ini merupakan ibukota persatuan Bangsa Arab, ibukota negara Palestina yang kekal dan ibukota toleransi dan jauh dari kesombongan dan meninggikan antar sekte, antar umat dan antar keyakinan,” jelas Dubes al Shun.

Dia menambahkan betapa Israel enggan untuk mengakui hal tersebut. “Mereka terus berusaha menghasut negara lain untuk mendukung klaim mereka atas Yerusalem,” tandasnya.

Pada kesempatan itu, para pengunjung dapat melihat foto-foto perjuangan rakyat Palestina mempertahankan tanahnya. Untuk itu, Palestine Land Day dirayakan di banyak negara. Khususnya, rakyat Palestina merayakannya setiap tahun pada 30 Maret.

Berita Terkait : Gelar Buka Puasa Di Ponpes Luhur al-Tsafaqah

“Peringatan Hari Tanah Palestina merupakan bentuk ungkapan pengakuan kami untuk tanah dan bentuk penolakan atas segala bentuk politik Israel yang senantiasa berusaha untuk mencerai berai kami,” ujar al Shun.


Perayaan ini dimulai pada 1976. Saat itu, Palestina bereaksi atas pengumuman Pemerintah Israel yang mengambil alih ribuan dunam (ratusan hektare) tanah kelompok Arab-Israel dan Palestina untuk keperluan negara.

Merespons itu, kelompok etnis Arab-Israel dan orang Palestina menggelar aksi mogok dan demonstrasi massal yang diselenggarakan dari Galilea ke Negev.

Berita Terkait : Rayakan Hari Orang Tua Di Kampus Atma Jaya

Terjadi konfrontasi dengan tentara dan polisi Israel. Enam warga Arab yang tidak bersenjata tewas, sekitar seratus orang terluka, dan ratusan lainnya ditangkap. [DAY]

RM Video