PM Singapura Akan Terima Award Negarawan Sedunia

Klik untuk perbesar
Perdana Menteri Lee Hsien Loong (Foto the Straits Times)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Perdana Menteri (PM) Singapura Lee Hsien Loong akan menerima World Statesman Award 2019 (Negarawan Sedunia) dari Appeal of Conscience Foundation (AoCF), yayasan kerukuran antaragama yang bermarkas di New York, Amerika Serikat. Penghargaan itu akan diserahkan dalam acara makan malam ke-54 AoCF di New York, AS, 23 September mendatang.

"PM Lee telah membina masyarakat multikulturalisme, komunitas etnis sehingga mereka  dapat hidup damai dan harmonis," kata Presiden dan Pendiri AoCF Rabbi Arthur Schneier, dalam keterangan persnya Senin (15/4), dilansir Strait Times online.

Berita Terkait : Di Singapura, Antrean Ke TPS Hingga 1 Km


Keterangan itu juga menyebut PM Lee mendukung ekonomi berbasis pengetahuan dan sistem pendidikan sehingga warganya dapat bertahan hidup dalam persaingan global serta keberhasilannya menerapkan infrastruktur kesehatan kelas dunia.

Menyambut baik penghargaan itu, PM Lee mengatakan dalam pernyataannya, "Merupakan kehormatan bagi saya untuk menerima World Statesman Award. Singapura merupakan negara multikulturalisme, kami berusaha untuk membangun masyarakat multi-ras, multi-bahasa, dan multi-agama hidup bersama secara damai dan harmonis."

Berita Terkait : Pengacara : Jokdri Tidak Terlibat Pengaturan Skor

World Statesman Award diserahkan kepada para pemimpin yang mendukung perdamaian dengan mempromosikan toleransi, menjunjung dan hak asasi manusia di negara mereka dan bekerja dengan para pemimpin dunia lainnya untuk membangun masa depan yang lebih baik.


AoCF didirikan Rabbi Schneier pada 1965 mendukung kebebasan beragama, hak asasi manusia, perdamaian dan toleransi. Organisasi yang didirikannya tersebut rutin memberikan penghargaan Statesman Award (penghargaan negarawan) kepada para pemimpin dunia sejak 1997. Beragam tokoh penting dunia tercatat pernah menerima penghargaan ini. Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono menerima penghargaan itu pada 2013. Yang lain: Mantan Perdana Menteri Inggris Gordon Brown, mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, Kanselir Jerman Angela Merkel, mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Henry Kissinger.[MEL]

Berita Terkait : Di Depan PM Lee, Prabowo Janji Jadikan Indonesia Sebagai Negara Pengekspor

 

RM Video