Conference on Dialogue of Asian Civilization 2019

Cegah Benturan, Presiden China Tegaskan Pentingnya Saling Menghargai

Klik untuk perbesar
Presiden China Xi Jinping saat memberikan sambutan dalam acara Conference on Dialogue of Asian Civilization di Great Hall of The People, Beijing, China, Rabu (15/5). (Foto: Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Presiden China Xi Jinping menegaskan pentingnya membangun budaya saling menghargai bagi setiap negara, untuk menghindari kemungkinan benturan yang terjadi.

Hal itu ditegaskan Xi, saat membuka Conference on Dialogue of Asian Civilizations di Great Hall of the People, Beijing, China, Rabu (15/5).

Berita Terkait : Lima Pemimpin Negara Dipastikan Hadir


"Ada empat kunci dalam menjaga harmoni dari berbagai keragaman peradaban yang ada. Pertama, saling menghargai satu sama lain. Kedua, kita harus bisa melihat keindahan dari berbagai keragaman yang ada. Hindari menonjolkan diri sendiri. Ketiga, bersikap terbuka, tidak eksklusif, dan berpikiran global. Keempat, membangun berbagai upaya pengembangan peradaban," terang Xi.

Upaya Xi menggelar forum ini mendapat apresiasi dari sejumlah pemimpin negara. Antara lain, Raja Kamboja Norodom Sihamoni. "Ini adalah event yang sangat hebat. Kami berharap, seluruh peserta yang hadir bisa saling bertukar gagasan dan berdiskusi tentang hubungan persahabatan antar negara," ujar Norodom.

Baca Juga : Jokowi Gantian Ucapkan Selamat Kepada PM Narendra Modi

Sementara PM Armenia Nikol Pashinyan, siap mendukung penuh upaya pemerintah China dalam mewujudkan kehidupan berbangsa dan bernegara yang harmonis.


"Pertukaran budaya dan tukar pandang ini tentunya akan memperkaya peradaban kita. Kami mendukung penuh upaya pemerintah China untuk mensukseskan program ini," ujarnya.

Baca Juga : Jelang Idul Fitri, Mendagri Minta Pemda Tetap Fokus Layani Masyarakat

Pashinyan juga mengucapkan selamat untuk Xi dan seluruh masyarakat China atas 70 berdirinya Republik Rakyat China.

 "Selamat atas pertumbuhan ekonomi yang impresif, sosial budaya yang tertata, dan pemerintahan yang semakin efektif," tandasnya. [HES]

RM Video