Gerakan Anti Korupsi

ISWARA DARMAYANA
ISWARA DARMAYANA

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dewan Pengawas dan Pimpinan KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) 2019-2023, kemarin, Jumat (20/12) sudah mengucapkan sumpah/janji di hadapan Presiden Jokowi. Artinya, mulai hari ini KPK dengan pimpinan baru mesti berada di barisan terdepan gerakan anti korupsi.

Kita berharap, KPK bukan hanya aktif melakukan operasi senyap memburu koruptor kelas kakap, tapi juga jadi motor gerakan pencegahan korupsi. Gerakan ini mesti dilakukan secara masif. Gerakan anti korupsi melibatkan seluruh instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah.

Supaya efektif, kampanye anti korupsi dimulai dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Untuk ini, pimpinan KPK dan Mendikbud mesti bertemu secara khusus mencari pola dan cara terbaik kampanye anti korupsi di sekolah-sekolah.

Berita Terkait : Yasonna Disamain Sarumpaet

Kemudian secepatnya dibentuk tim untuk menyiapkan tenaga dan materinya. Sedangkan untuk ASN (Aparatur Sipil Negara), secepatnya Pimpinan KPK mesti duduk bersama MenpanRB untuk menyiapkan materi kampanye anti pencurian uang negara.

Kita berharap kampanye dilakukan serentak. Ini penting, supaya para kepala dinas misalnya, tak lagi mudah diajak oknum kepala daerah mencuri uang negara.

Untuk kegiatan penindakan, ke depan KPK harus lebih cermat, sehingga proses penyelidikan, penyidikan hingga pelaku diseret ke pengadilan bisa lebih singkat dan si koruptor di hukum seberat-beratnya.

Berita Terkait : Setelah Hampir Empat Tahun, KPK Akhirnya Garap RJ Lino

Ini penting agar menimbulkan efek jera. Pimpinan KPK yang baru memang tugasnya sangat berat. Pertama, kegiatan penindakan tak boleh kendor, khususnya dalam memburu koruptor kakap yang merugikan negara puluhan hingga ratusan miliar rupiah.

Kedua, mencegah korupsi di kementerian, kantor pemerintah provinsi, kabupaten dan kota. Untuk ini, kampanye anti korupsi harus dilakukan terus menerus, tanpa jeda.

Hingga suatu saat nanti, hanya orang-orang gila yang masih mau mencuri uang negara. Sedangkan mereka yang waras, pasti akan men jauhi hal-hal berbau korupsi.

Berita Terkait : Sandiwara Apa Semua Ini?

Kalau negara ini kelak bisa bersih dari korupsi, dipastikan investor berbondong-bondong akan datang ke sini. Investasi itulah yang akan menciptakan lapangan kerja. Dengan demikian, gerakan anti korupsi itu, bila berhasil, rakyat pasti akan hidup lebih sejahtera.***