Tahan Guncangan Krisis Ekonomi

BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RMco.id  Rakyat Merdeka - Badai politik berlalu. Sekarang memasuki pusaran badai ekonomi. Perang dagang ekonomi antara dua negara raksasa ekonomi sudah mulai terasa dampaknya.

Semua harus bersiaga. Pemerintah saat ini harus memilih kebijakan dan keberpihakan yang bisa menyelamatkan negeri ini dari turbulensi ekonomi yang bisa jadi semakin dahsyat.

Berita Terkait : Megaskandal (Lagi)

Jangan sampai salah keberpihakan, karena bisa menyusahkan semua. Utamanya rakyat kebanyakan. Negara harus berhenti memberi previldge kepada raksasa-raksasa bisnis saja. Kini harus memberi atensi berlebih kepada kelompok bisnis menengah ke bawah.

Mereka harus di beri kepercayaan dan kekuatan untuk bertumbuh. Seluruh jaringan keuangan dikerahkan untuk men-scale up usaha-usaha kecil ke level menengah. Usaha-usaha raksasa juga harus mau sharing dengan kelompok usaha kecil menengah.

Berita Terkait : Ibu Kota Indonesia Baru

Eranya sinergi dan kolaborasi. Sistem kapitalisme terbukti hanya mempertajam instabilitas utamanya saat badai ekonomi menerjang. Mereka tidak punya daya tahan dari guncangan-guncangan ekonomi yang kehilangan keteraturan.

Berbeda dengan kecil menengah. Mereka bisa berdamai dengan badai. Bisa tetap berselancar di gulu ngan ombak tsunami ekonomi. Mereka bisa bergandengan tangan untuk melalui semua dengan baik dan kompak. Dan itu bisa.

Berita Terkait : Peruntungan Gibran

Kepada Presiden Jokowi segera pertegas dan perbesar keberpihakan kepada mayoritas kelompok ekonomi di negeri ini.

Mereka akan senang sekali dan pasti menyambut baik. Karena mereka teruji dan bisa kompak mengencangkan ikat pinggang lalu bersiaga menyelamatkan Indonesia dari pancaroba ekonomi yang terburuk sekali pun. ***