Politik 2020 dan 4 Peristiwa

SUPRATMAN
SUPRATMAN

RMco.id  Rakyat Merdeka - Angkanya cantik: 2020. Tujuh shio diramal akan bernasib cantik juga. Meraup untung besar. Ada pula yang meramal, tiga zodiak akan meraih sukses besar. Apakah bangsa ini, juga akan bernasib cantik di tahun 2020?

Kita lihat setidaknya empat peristiwa politik yang akan mewarnai 2020.

Pertama, reshuffle kabinet. Perombakan diperkirakan akan dilakukan di paruh kedua 2020. Di Kabinet kerja pertama, Jokowi melakukannya setelah 10 bulan memerintah. Empat kementerian dan jabatan mengalami perubahan.

Melalui reshuffle, Presiden menyesuaikan kembali formasi timnya. Kalau ada “goyangan”, bakal ada parpol yang kursinya berkurang.

Berita Terkait : Banjir dan Penyakitnya

Potensi parpol baru yang masuk, juga terbuka. Bisa Demokrat, bisa PAN. Ormas NU, juga punya kans mendapat tambahan kursi.

Beberapa menteri yang kurang “bunyi” dan tidak bisa memenuhi target Presiden akan terlempar. Karena isu ekonomi sangat kuat pada 2020, kementerian sektor ekonomi akan lebih banyak disorot.

Kedua, pilkada serentak di 270 daerah. Hajatan besar ini digelar Rabu, 23 September 2020. Pilkada berjamaah ini akan menjadi jembatan menuju Pilpres 2024. Isu-isu, pola dan kerawanannya akan menjadi cermin Pilpres 2024.

Semua pihak perlu mengantisipasi terjadinya pola yang sangat ekstrem saat pilpres 2029 ketika “cebong” dan “kampret” bertarung habis-habisan.

Berita Terkait : Reshuffle Lebih Cepat?

Bahkan sampai sekarang. Selain itu, isu-isu politik dinasti serta oligarki politik dan ekonomi akan mewarnai Pilkada. Isu ini akan terus digoreng karena banyak nama-nama besar di belakang para calon. Ada nama Jokowi, Ma’ruf Amien, Amien Rais dan para kepala daerah.

Serbuan hoaks juga berpotensi mengganggu proses pilkada serentak. Isu klasik, politik uang, diperkirakan masih mewarnai Pilkada serentak 2020. Karena setiap daerah punya kerawanan masing-masing, pemerintah harus mengantisipasi serius. Perlu data dan penelitian yang jelas, statistik serta angka yang akurat untuk mengantisi pasinya.

Ketiga, kasus-kasus yang menerpa BUMN. Kasus ini akan bernuansa ekonomi dan politik. Ini akan menjadi isu menarik. Bisa panjang. Serial. Apalagi kalau ada nama-nama besar di dalamnya. Drama Century atau BLBI bisa terulang.

Keempat, KPK. Setelah direvisi dan berwajah baru dengan segala kontroversinya, publik pasti menunggu kinerja KPK. Apakah KPK akan lebih galak dengan “kasus-kasus terpilih?”, tanpa kompromi, apakah OTT semakin gencar atau justru melempem? Atau, Presiden Jokowi akan mengeluarkan Perppu KPK?

Berita Terkait : Curhatan Mahfud

Di tahun cantik 2020, semuanya akan terjawab. Cantik atau penuh polesan? Sedih atau gembira? Menarik ditunggu. ***