Mengutuk Banjir?

BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RMco.id  Rakyat Merdeka - Jangan mengutuk air banjir. Harus belajar menikmati dan mensyukuri kehadirannya. Mengapa, karena Tuhan yang Maha Baik yang mengirim semua. Tuhan itu senang ‘bermain’ misteri. Sering menyimpan kasih sayangNya [rahmat] di balik musibah. Seperti mau ngeFrank hamba-hambanya.

Berita Terkait : Presidennya Warganet

Sesungguhnya setelah banjir bah yang bikin susah, Tuhan akan kirimkan banjir bah berkah. Itu pasti. Percaya saja. Banjir berkah rezeki, berlimpah, meruah untuk kita, Bangsa Indonesia.

Berita Terkait : Megaskandal (Lagi)

Saat hujan deras turun, tak kunjung berhenti, panjatkan syukur dan doa. Sebab Kanjeng Nabi dan orang-orang Sholeh mengimani saat-saat itulah saat-saat turun berkah dan ijabah doa. Sekali lagi, jangan mengutuk air banjir. Sebaliknya, nikmati, syukuri... ***