Bantu Bisnis Rakyat Kecil

ISWARA DARMAYANA
ISWARA DARMAYANA

RMco.id  Rakyat Merdeka - Dampak negatif wabah virus corona di Wuhan, China mulai dirasakan rakyat kecil. Terutama mereka yang menggeluti usaha kerajinan dan industri kreatif di daerah tujuan wisata.

Setelah jalur penerbangan dari China ke Indonesia ditutup, kini praktis tak ada lagi turis asal negara tirai bambu itu, yang datang ke Bali, Sulawesi Utara dan Batam. Padahal sekitar 20 persen turis asing yang datang ke Bali, berasal dari China.

Berita Terkait : Ekonomi Lesu Akibat Corona

Hal yang sama juga terjadi di Sulawesi Utara. akibatnya, bisnis kerajinan rakyat, industri kreatif dan kuliner di daerah terebut lesu. Pendapatan mereka merosot. Sebab, bukan hanya turis asal China, tetapi jumlah turis dari negara lain juga menurun.

Wabah corona menyebabkan orang di Asia takut bepergian jauh. Mereka takut terjangkit virus yang mematikan itu. Lesunya ekonomi rakyat di daerah tujuan wisata mesti diatasi dengan cara memberikan bantuan pinjaman bank dengan bunga rendah, promosi yang lebih gencar serta potongan harga tiket pesawat.

Berita Terkait : Lawan Penyebar Berita Bohong

Bila jumlah turis lokalnya meningkat, kita berharap bisnis kerajinan rakyat, industri kreatif dan kuliner bisa tertolong. Mereka yang terlibat di industri penerbangan, mesti sadar bahwa tanpa promosi berupa potongan harga tiket yang menarik, jumlah turis lokal tak akan bertambah.

Untuk ini, maskapai penerbangan BUMN, Angkasa Pura I dan Angkasa Pura II serta AirNav mesti rela pendapatannya berkurang selama dua atau tiga bulan mendatang. Kemudian, supaya turis lokal bisa mendapat tiket pesawat dengan harga yang lebih murah lagi, Pertamina perlu secepatnya menurunkan harga Avtur.

Berita Terkait : Cepat Evakuasi WNI Dari Wuhan

Perusahaan pelat merah itu mesti rela berkorban supaya ekonomi rakyat tidak terpuruk. Hanya BUMN-BUMN ini dan bank-bank BUMN yang bisa membangkitkan kembali ekonomi rakyat di daerah tujuan wisata.

Ekonomi rakyat tak boleh dibiarkan terpuruk. Sebab, kalau bisnis mikro yang digeluti rakyat kecil itu kolaps, pertumbuhan ekonomi negeri ini bisa anjlok ke angka 4,8 persen pada tahun 2020 ini. Jadi cepat bangkitkan kembali industri pariwisata di Bali, Sulawesi Utara dan Batam. ***