BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kalau pertandingan sudah mendekati injury time, tekanan permainan semakin kuat. Para pemain biasanya menaikkan tempo. Utamanya bagi tim yang secara skor kalah dan diprediksi kalah, bisa nekat.

Segala cara dilakukan untuk terus menyerang, menekan lawan calon pemenang. Harapan dengan menaikkan tempo dijalankan, dan ada aturan-aturan yang tidak dilanggar. Semua agama mengajarkan kerja maksimal.

Berita Terkait : Propaganda Asing

Usaha yang pantang menyerah sebelum waktu yang digariskan habis. Hanya yang meyakini ada kekuatan yang mengatasi dirinya, tim-nya, yang bisa menempuh ikhtiar habis-habisan sebelum habis jatah waktunya.

Kepada yang posisinya saat ini menang dan diprediksi menang, tidak boleh besar kepala dan jumawa. Tetap rendah hati dengan tidak merendahkan lawan. Terus jaga stamina dan permainan yang tenang dan halus. Jangan terpancing oleh lawan yang sedang bereksperimen di masa injury time. Jangan kepancing emosi. Tetap santai, senyum dan biasa saja meski terasa menyakitkan.

Berita Terkait : Kapitalisasi, Kriminalisasi

Pilpres tidak lama lagi berlangsung. Kedua kubu yang berkontestasi diharapkan saling menjaga untuk tidak kehilangan kendali kompetisi politik yang sehat dan menjaga sportivitas. Tetap menjalankan politik santun, yang beretika, dan dengan cara-cara yang dewasa dan mendewasakan.
 Selanjutnya