BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RMco.id  Rakyat Merdeka - Resmi majunya Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Jokowi, menjadi calon Wali Kota Solo semakin menambah panjang daftar politik dinasti di republik ini. Mesti disikapi positif atau negatif-kah, kita lihat output tampilnya mereka saat memimpin. Yang jelas tambah seru jagat perseteruan politik ke depan.

Anak mengikuti jejak karier bapaknya adalah hal lumrah. Tanda anak memiliki kekaguman dan melihat sang ayah sebagai suri tauladan. Figur ayah telah menginspirasi dan memotivasi anak untuk sepertinya. Atas itu tidak sedikit para ayah bahkan dengan kuasanya memastikan jalan lempang untuk anak tercinta melenggang ke kursi kesuksesan.

Berita Terkait : Babak Belur Wajah Pendidikan

Hal seperti ini bukan di sektor politik saja. Di dunia usaha, dunia kesenian, dunia selebriti, bahkan olahraga. Apalagi bila sang ayah telah terbukti berhasil, menjadi legenda di bidangnya. Wajar bila harapan ayah dan keinginan anaknya bertemu di jalur karir yang sama.

Bukan hanya legacy yang menjadi motivasi membangun dinasti tapi juga materi. Legacy kekuasaan ingin diteruskan, diabadikan. Bahkan, terus ingin dikapitalisi menjadi akumulasi materi kekayaan yang lebih banyak lagi. Dan ini yang mendorong sosok ayah mendorong anaknya untuk menjadi penerus.

Berita Terkait : Bayang-bayang Resesi

Dunia politik dan kekuasaan menjanjikan kekayaan, keberlimpahan. Meski poin ini penuh dengan sejuta pertanyaan dari sisi proses stream of income-nya. Tapi begitulah kekuasan di Indonesia seperti sudah dipaketkan dengan kemakmuran, yang telah menggoda bahkan telah menjerumuskan banyak manusia untuk meraihnya, seringkali dengan segala cara bahkan menghalalkan segala cara.

Beberapa pemuka partai saat ini menyiapkan penerusnya. Bahkan termin generasi pertama telah lebih dulu menyiapkan dan kini generasi keduanya tengah menduduki kursi-kursi strategis di partai dan pemerintahan. Sisanya tinggal menunggu giliran dan "garis tangan" didapuk untuk bertahta. Karena ternyata jalan tak selalu mulus.

Berita Terkait : Menghitung Hari

Tahun-tahun mendatang perpolitikan tanah air akan di dominasi para putra mahkota. Mereka semua bersiaga merebut mahkota dan tahta tertinggi kekuasaan. Rakyat menonton saja seraya berharap mereka menjadi generasi lebih adil, lebih cakap, dan lebih bersih dalam mengurus negeri ini. Itu saja.