Ayo Turunkan Tensi Politik

ISWARA DARMAYANA
ISWARA DARMAYANA

RMco.id  Rakyat Merdeka - Suasana politik sebulan terakhir ini makin menghangat. Bahkan, sejak sepekan sebelum debat capres 17 Februari 2019 lalu hingga kini tensi politik terasa makin tinggi.

Para pendukung capres-cawapres, Jokowi-Ma’ruf Amin dan Prabowo-Sandiaga Uno seperti “berhadap-hadapan”. Bahkan, tensi mereka jauh lebih tinggi ketimbang timses resmi masing-masing.

Berita Terkait : Stop Produksi Berita Bohong

Suasana politik seperti ini tentu mesti secepatnya didinginkan. Apalagi, sejatinya Pilpres dan Pileg itu adalah salah satu alat ukur untuk menentukan tingkat kematangan demokrasi di negeri ini. Selain juga menjadi sarana pendidikan politik bangsa.

Melihat kenyataan demikian, sudah saatnya, timses masing-masing capres turun ke bawah untuk mencairkan ketegangan. Pilpres dan Pileg adalah pesta demokrasi yang mesti dilaksanakan dengan penuh kegembiraan.

Berita Terkait : Debat Yang Membumi

Kedatangan Jokowi dan keluarga menjenguk Ibu Ani yang sedang dirawat di National University Hospital, Singapura, karena kanker darah, menunjukkan bahwa meski suasana politik menghangat, hubungan antar tokoh bangsa ini tetap baik. Hubungan pribadi dan kekeluargaan antara Jokowi dan SBY yang amat baik layak jadi teladan.

“Pak Jokowi sayang Pak SBY, begitu juga Pak SBY sayang Pak Jokowi,” kata politisi PDIP, Eva Kusuma Sundari, mengomentari keberangkatan Presiden Jokowi ke Singapura menjenguk Ibu Ani Yudhoyono, Kamis (21/2).
 Selanjutnya