ISWARA DARMAYANA
ISWARA DARMAYANA

RMco.id  Rakyat Merdeka - Penangkapan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo yang diduga terlibat kasus suap perizinan budidaya benur lobster menunjukkan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih punya gigi.

Tindakan berani KPK menangkap seorang anggota kabinet dari partai besar itu juga patut diapresiasi. Pertanyaan kita sekarang, siapa lagi pejabat tinggi yang akan diburu KPK. Apakah penangkapan Edhy Prabowo akan menimbulkan efek jera atau tidak, kita lihat tiga sampai enam bulan ke depan.

Berita Terkait : Lengah Sedikit, Covid Meledak

Masih adanya pejabat yang terlibat kasus suap pada masa Pandemi Covid-19 tentu sangat memprihatinkan. Sungguh miris. Di kala rakyat di lapisan paling bawah makin sulit cari uang, masih ada pejabat tinggi yang tega menerima suap atau mencuri uang rakyat.

Kita berharap, ke depan tidak ada lagi pejabat negara yang main-main dengan uang rakyat, apalagi saat ekonomi resesi seperti sekarang ini.

Berita Terkait : Politik Uang Rusak Pilkada

Kita juga berharap KPK lebih aktif memonitor pejabat tinggi dan kepala daerah yang dicurigai suka memainkan perizinan.

KPK juga sudah saatnya membentuk tim khusus pemburu makelar jabatan, makelar perizinan dan calo kuota. Sehingga, begitu ada tanda-tanda permainan izin atau jual beli kuota, tim pemburu bisa langsung bergerak dan melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT).
 Selanjutnya