BUDI RAHMAN HAKIM
BUDI RAHMAN HAKIM

RMco.id  Rakyat Merdeka - Satu persatu pejabat dan pemuka publik mengumumkan diri positif Covid-19. Pengumuman itu baik untuk edukasi, tapi sejatinya terpapar Covid itu tak harus menyeramkan. Pada awal-awal pandemi terpapar Covid-19 itu begitu mencekam. Sekarang sepertinya tidak lagi.

Di masa-masa pandemi, di masa-masa awal mewabahnya Covid-19 seorang yang terpapar langsung diasosiasikan dengan dekatnya waktu kematian. Begitu meneror rasa takut. Positif Covid-19 juga dianggap seperti aib dan bercitra negatif.

Berita Terkait : Menjaga Papua

Malahan terkesan seperti ada drama yang didramatisasi jika ada pemuka publik yang terpapar Covid-19. Dijadikannya mereka sebagai alat kampanye untuk menebar sikap kehati-hatian, untuk tidak mengatakan menakut-nakuti tentang bahaya Covid-19. Korban kematian akibat yang ditenggarai terpapar Covid-19 prosesinya dibuat sebegitu menakutkannya. Lagi-lagi semua ditujukan agar publik waspada, untuk tidak mengatakan begitu mengerikannya kematian karena Covid -19.

Sekarang sepertinya semuanya sudah berubah dan harus berubah. Kini bila ada tokoh publik yang terpapar postif Covid-19, harus dikondisikan tidak semenyeramkan yang dibayangkan. Bisa digunakan sebagai momentum dan alat kampanye yang lebih positif bagaimana menyikapi Covid-19.

Berita Terkait : Reshuffle Pasca Pilkada

Para tokoh publik ini bisa membantu mengedukasi publik untuk selalu optimis sembuh dan akan baik-baik saja. Mereka bisa sharing tentang bagaimana meningkatkan imunitas tubuh agar bisa survive melewati ancaman pandemi.

Para tokoh publik bisa sharing tentang sikap mental yang harus dimiliki oleh mereka yang terpapar Covid. Kiat-kiat yang mereka lakukan untuk bisa kembali sehat tanpa obat dan tanpa vaksin. Intinya mengedukasi agar lebih positif menyikapi pandemi.

Berita Terkait : OTT Penyuap Dan Yang Disuap

Kita tidak mau lagi sikap publik begitu negatif terhadap situasi yang tengah dihadapi, dan teladan itu harus datang dari para pejabat dan pemuka masyarakat yang kini menjalani masa recovery. Tidak ada lagi teror yang hanya menebar rasa takut dan pesimisme, karena hal demikian yang akan membuat negeri ini hancur lebur, tambah terpuruk.