Jokdri Tak Sampai Final

SUPRATMAN

RMco.id  Rakyat Merdeka - Sempat ada dugaan, Joko Driyono tidak akan ditahan. Paling tidak, belum akan ditahan sekarang. Kenapa? Karena pelaksana tugas Ketua Umum PSSI itu sedang mengurus penyelenggaraan Piala Presiden.

Piala Presiden lho? Finalnya menjelang Pemilu pula, 9 dan 12 April. Eh, kemarin, Jokdri, demikian dia biasa disapa, akhirnya ditahan Satgas Anti Mafia Bola bentukan polisi. Tidak ada kompromi.

Berita Terkait : Selandia Baru

Jangankan Jokdri, Rommy yang ketua umum PPP pun ditangkap KPK. Padahal, kurang apa Rommy dengan kekuasaan, tetap saja ditangkap. Artinya, tidak ada “intervensi”. Jokdri ditahan hingga 20 hari ke depan. Dia tak sampai final Piala Presiden.


Jokdri diduga terlibat kasus perusakan barang bukti yang berkaitan dengan pengaturan skor. Inilah “hebatnya” sepak bola Indonesia. Tak bisa mencetak prestasi spektakuler di lapangan hijau, eh, prestasinya ada di “meja hijau”.

Berita Terkait : Serangan Fajar

Sudah belasan orang, termasuk pengurus PSSI, ditetapkan sebagai tersangka dan menunggu disidang terkait kasus pengaturan skor. Rekornya juga ada.

Kalau Ronaldo dan Messi biasa mencetak rekor hattrick, atau menjadi pemain terbaik lebih dari tiga kali, Indonesia juga punya angka tiga: tiga “ketua umum” dalam waktu tiga bulan. Rekor juga.
 Selanjutnya 

RM Video