Utak-Atik Warung Kopi

SUPRATMAN

RMco.id  Rakyat Merdeka - Besok sekitar pukul empat sore, pemenang Pilpres sudah diketahui. Hasil pemilu legislatif sedikit lebih lambat. Agak malaman.

Menjelang pencoblosan, mari kita coba “main-main”. utak-atik sembari menunggu persiapan di TPS. Kalau pilpres 2019 dimenangi Jokowi, maka Pemilu 2024 akan menjadi era baru.

Karena, lima tahun mendatang, para kandidat akan diisi wajah-wajah baru. Jokowi tak bisa maju lagi karena sudah dua periode. Setidaknya ada tiga atau empat kepala daerah yang akan tampil.

Ada Anies Baswedan (DKI Jakarta), Ridwan Kamil (Jabar), Khofifah Indar Parawansa(Jatim), dan Nurdin Abdullah (Sulawesi Selatan). Nurdin berpotensi menjadi cawapres, meneruskan era Jusuf Kalla.

Risma, Walikota Surabaya, juga memiliki peluang. Di luar itu, ada Agus Harimurti Yudhoyono, Puan Maharani, dan, jangan lupa Sandiaga Uno. Sandi berpotensi kembali ke posisinya sebagai Wagub DKI Jakarta.

Berita Terkait : Untuk Indonesia


Dari sini, dia, bersama Anies, akan “berkampanye” selama empat tahun, tentunya lewat program dan karya-karyanya. Itu bisa menjadi modal berharga menuju 2024.

Salah seorang tokoh militer juga berpotensi mencuat, asalkan bisa dekat dengan parpol. Karena, parpol tak mau begitu saja menyerahkan tiket kepada orang luar partai.

Beberapa ketua umum parpol, juga punya kans. Lima tahun ke depan, pergerakan di tubuh parpol akan sangat dinamis. Itu kalau Jokowi menang.

Kalau Prabowo memenangi Pilpres 2019, Prabowo bisa maju lagi pada 2024. Atau, tiket akan “diserahkan” ke Sandiaga. Sandi bisa saja menjadi pimpinan partai Gerindra, selain klan Djojohadikusumo.

Kalau Prabowo menang Pilpres 2019, bisa sama seperti sekarang. Bakal ada calon petahana pada Pilpres 2024. Jokowi bisa saja maju lagi sebagai penantang untuk menuntaskan tugas yang belum selesai.

Berita Terkait : Jangan Fakir Bekal

Analisa di atas hanya “utak-atik” menjelang pencoblosan besok. Sebut saja ini “obrolan warung kopi” sembari melihat pergerakan-pergerakan menjelang hari H.


Karena, sekitar 30 jam ke depan, setelah pemenang Pilpres diketahui, pandangan akan langsung menjangkau ke 2024.

Sehari menjelang pencoblosan, biasanya, pilihan capres sudah ada di kepala. Namun, tidak sedikit yang masih bingung, siapa yang akan dipilih untuk DPD, DPR dan DPRD. Ini sangat penting.

Karena, anggota legislatif 2019-2024, memegang peranan sangat krusial untuk menentukan siapa capres mendatang. Kok bisa? Ya. Karena, para anggota legislatif berwenang menyusun UU.

Bisa saja ada pengkondisian atau lahir UU yang “membatasi” calon hanya dua pasangan saja, seperti sekarang. Ya, bisa saja.

Berita Terkait : Tunggu Apa

Namanya juga obrolan warung kopi, apa saja bisa terjadi. Mau kopi pahit, kopi susu atau kopi jahe, terserah saja. Itulah demokrasi.

Kopi pahit akan terasa manis dan nikmat sekali kalau jagoannya menang. Sebaliknya, kopi manis akan terasa sangat pahit kalau jagoannya kalah.


Namun satu yang pasti: siapa pun pemenangnya, wajib kita dukung. Mau pahit mau manis, itulah Indonesia. Indonesia kita semua. ***

RM Video