Liga Champions

Salah Nggak Berani Janjiin Gelar

Mo Salah pada sesi latihan jelang Final Liga Champions. (Foto : twitter@MoSalah)
Klik untuk perbesar
Mo Salah pada sesi latihan jelang Final Liga Champions. (Foto : twitter@MoSalah)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Liverpool akan berhadapan dengan Tottenham Hotspur dalam final Liga Champions di Stadion Wanda Metropolitano Ahad (2/5)  dini hari WIB. Striker Liverpool, Mohamed Salah sudah siap menghapus bayang- bayang kegagalan di final musim lalu.

Final kali ini adalah kesempatan kedua bagi Salah. Musim lalu, dia sukses membantu Liverpool sampai di final, meski akhirnya tidak bermain penuh lantaran cedera. Liverpool pun harus menelan kekalahan pahit dari Real Madrid 1-3. Kini, pasukan Jurgen Klopp itu punya kesempatan untuk memperbaiki kesalahan mereka.

Berita Terkait : Ronaldo Mandul, Juve kalah Tipis atas Lyon

Tidak banyak tim yang bisa mencapai final Liga Champions dalam dua musim beruntun, Liverpool mendapatkan kesempatan langka itu. Salah tidak bisa menjanjikan trofi, tetapi dia menjamin semua pemain Liverpool bakal memberikan yang terbaik.

Kegagalan di final Liga Champions musim lalu mungkin lebih menyakitkan bagi Salah. Cedera bahu membuatnya meninggalkan lapangan lebih cepat. Apabila cedera itu tak terjadi, hasil akhir bisa saja berbeda. “Saya sangat senang karena saya punya kesempatan untuk bermain di final lainnya. Saya berharap bisa ber- main penuh pada pertandingan kali ini,” tutur Salah kepada beIN Sports.

Berita Terkait : Man City Vs Real Madrid, Bernabeu Bikin Grogi

“Saya sangat bersemangat menantikannya. Semoga kami bisa memperbaiki apa yang terjadi musim lalu, mendapatkan hasil bagus, dan menjuarai kompetisi ini,” tambahnya.

Layaknya final Eropa lainnya, Salah percaya pertandingan itu akan sulit. Pun demikian, dia percaya laga melawan Tottenham nanti bakal setingkat lebih sulit karena kedua tim sudah mengenal satu sama lain. Duel dua tim Inggris di panggung Eropa selalu menarik.

Berita Terkait : Napoli Vs Barcelona, La Pulga Jaga Konsistensi

“Saya kira laga itu akan sulit. Namun, pada akhirnya, ini adalah laga final dan tidak ada satu pun lawan yang bakal mudah, sekalipun kami melawan Ajax, tim yang mengalahkan Real Madrid dan Juventus,” lanjutnya.

“Saat ini kami hanya memikirkan Tottenham. Laga ini lebih sulit karena kami melawan tim Inggris, tetapi bagaimanapun kami harus menang melawan Spurs,” tambahnya. [KW]