RMco.id  Rakyat Merdeka - Naomi Osaka tergusur dari ranking teratas tenis dunia WTA oleh Ashleigh Barty. Bukan sedih, Osaka justru senang. Kini Osaka bisa fokus di ajang Wimbledon 2019.

Petenis asal Jepang  Osaka merasa beban berat menyandang status nomor satu dunia telah lepas. "Sepanjang musim turnamen tanah liat, status nomor satu itu menjadi masalah dan itu terbukti karena saya tertekan sepanjang waktu," kata Osaka kepada media.

Baca Juga : BNPB: Gempa Sulbar Tewaskan 73 Orang, 64 Di Mamuju, 9 Di Majene

Petenis berusia 21 tahun itu tergusur setelah gagal merebut gelar Grand Slam ketiga kali berturut-turut di Roland Garros pada babak ketiga French Open. Dia kalah lawan Katerina Siniakova yang saat itu berperingkat 42.

Kini Osaka mengaku senang turun gelanggang dengan tidak menyandang beban berat yaitu sebagai pemain nomor satu dunia. Namun bayang-bayang Wimbledon sebelumnya jadi hal yang tidak nyaman.

Baca Juga : Greysia/Apriyani Sabet Gelar Juara Thailand Open 2021

Pada 2017, dia dikalahkan juara Wimbledon lima kali Venus Williams yang saat itu juga melangkah ke final. Tahun lalu, dia dikalahkan Angelique Kerber yang akhirnya menjadi juara edisi itu.

Melawan Kerber, Osaka hanya memenangkan enam gim. Osaka hanya satu kali memenangi pertandingan turnamen lapangan rumput selama musim panas ini. "Saya tidak terlalu nyaman dengan lapangan rumput," aku Osaka seperti dikutip AFP. [IPL]