Ditemani Kuasa Hukumnya

Joko Driyono Dituntut 2 Tahun 6 Bulan

Mantan Ketua PSSI Joko Driyono seusai pemeriksaan di Pengadilan Jakarta Selatan, Selasa (2/7). (Foto: M.Qori Haliana/Rakyat Merdeka).
Klik untuk perbesar
Mantan Ketua PSSI Joko Driyono seusai pemeriksaan di Pengadilan Jakarta Selatan, Selasa (2/7). (Foto: M.Qori Haliana/Rakyat Merdeka).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Joko Driyono menjalani sidang pembacaan tuntutan pada Kamis (4/7) di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), mantan Ketua Umum PSSI ini dituntut 2 tahun 6 bulan. Menurut JPU, pria yang akrab disapa Jokdri ini dianggap secara pidana bersama-sama menghilangkan barang-barang untuk bukti dan memaksa masuk ke garis polisi.

Baca Juga : Tinggikan Pintu Stasiun MRT

“Menjatuhkan pidana 2 tahun 6 bulan dikurangi masa tahanan, barang bukti dikembalikan dan membayar perkara sebesar Rp 5 ribu,” ujar Sigit dari pihak JPU.

Sigit menambahkan bahwa Jokdri masih punya kesempatan memberikan pembelaan pada 11 Juli mendatang untuk meringankan hukumannya.

Baca Juga : Masyarakat Rame-rame Nolak Larangan Dokumentasi Persidangan

“Kami akan menggunakan hak kami menyampaikan pleidoi pada persidangan yang akan datang. Sesuai konsultasi dengan kami, terdakwa juga akan melakukan pembelaan secara pribadi,” kata Mustofa Abidin, kuasa hukum Jokdri.

Mantan Ketua Umum PSSI itu ditetapkan sebagai tersangka pada 14 Februari lalu. Keputusan itu lahir setelah Satuan Tugas (Satgas) Anti-Mafia Bola melakukan penggeledahan di Kantor PT Liga Indonesia (LI) Rasuna Office Park dan apartemen Jokdri. [SRI]