RMco.id  Rakyat Merdeka - Ole Gunnar Solskjaer masuk menggantikan Jose Mourinho sebagai manajer di Manchester United. Akankah trofi didapat The Red Devils musim ini? MU memecat Mourinho sebagai manajer pada Selasa (18/12). Sehari setelahnya, Rabu (19/12), manajemen Setan Merah menunjuk Solskjaer sebagai manajer sementara (caretaker) hingga akhir musim. 

Bagi penggemar sepakbola, nama Solskjaer tentu tak asing. Ia merupakan salah satu striker haus gol yang dimiliki MU pada akhir 1990-an hingga awal 2000-an. Solskjaer memperkuat MU sejak 1996 hingga 2007. Selama itu, ia sudah melesakkan 126 gol dari 366 penampilan untuk MU. Gol itu berbuah enam gelar, di antaranya empat gelar Liga Inggris, sekali Liga Champions, dan Piala Interkontinental. 

Dengan masuknya Solskjaer ke MU musim ini, akankah ia berperan sebagai supersub. Akankah trofi lahir dari polesannya, mengingat musim lalu Paul Pogba dkk puasa gelar? Menarik disimak aksinya meramu taktik di sisa musim ini.  Solskjaer memang jadi manajer interim MU. Tapi, bukan berarti ia meninggalkan pekerjaannya sebagai pelatih Molde. 

Tugas berat akan dihadapi Solskjaer, mengingat MU harus dibawa bangkit setelah terpuruk di posisi enam klasemen, berselisih 19 poin dari Liverpool di puncak dan 11 poin dari Chelsea di posisi keempat yang merupakan batas akhir zona Liga Champions. 

Apalagi, Solskjaer ternyata tidak meninggalkan posnya di Molde sebagai pelatih. Pasalnya Liga Norwegia sudah selesai November lalu dan baru bergulir lagi sekitar Maret-April. Namun, tetap saja Solskjaer harus menyusun rencana tim untuk menyambut musim baru mendatang. 

Meski double job, Solskjaer merasa tak terbebani, karena urusan di Molde sudah ditangani para asistennya. Kini, pria 45 tahun itu bisa fokus total untuk bekerja sebagai manajer interim MU. 

“Anda tidak akan pernah tahu apa yang terjadi dalam sepakbola,” ujar Solskjaer di situs resmi Molde. “Kami sudah membuktikan itu dari waktu ke waktu. Ini adalah kesempatan yang tidak boleh saya sia-siakan. Saya tak sabar memimpin MU hingga akhir musim ini. Di saat bersamaan, saya secara seksama akan tetap mengikuti perkembangan di sini,” sambung pria asal Norwegia itu. 

Solskjaer sudah dua kali menangani Molde yakni periode 2011 hingga 2014 serta 2015 hingga 2018. Dia memberikan dua gelar Liga Norwegia dan satu Piala Norwegia. [KW]