Gandeng Kemenpora, Polri Gelar Kejuaraan Taekwondo Piala Kapolri

Klik untuk perbesar
Kejuaraan Taekwondo kerja sama Polri dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga berlangsung di GOR Popki, Cibubur, Jakarta Timur, Jumat (13/9). (Foto: Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Tito Karnavian diwakili Asisten SDM Kapolri Irjen Eko Indra Heri membuka kejuaraan nasional Taekwondo Kapolri Cup 2019.

Kejuaraan yang bekerja sama dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga berlangsung di GOR Popki, Cibubur, Jakarta Timur.

"Puji dan syukur pada hari ini kita dapat hadir dalam pembukaan kejuaraan Taekwondo Kapolri 2019 yang kedua, dengan tema 'Dengan Olahraga Membangun Generasi Muda yang Kuat dan Berkarakter'," kata Eko dalam kata sambutannya saat membuka kejuaraan, Jumat (13/9).

Turnamen ini diikuti oleh 2.500 orang atlet dengan rincian 2.350 peserta sipil dan 150 personel TNI dan Polri yang terdiri dari 20 atlet TNI dan 130 personel Polri yang berasal dari 24 provinsi dan 15 jajaran Polda.

Berita Terkait : Deputi Kemenpora: Ayo, Datang Ke Museum Olahraga!

Eko yang didampingi Kapolda Metro Jaya Irjen Gatot Eddy Pramono dan Sekretaris Deputi Bidang Pembinaan Prestasi Samsudin menambahkan kejuaraan ini juga untuk mempersiapkan generasi muda yang merupakan bagian dari tanggung jawab Polri.

"Salah satunya dengan pembinaan generasi muda secara berkelanjutan, dalam kaitan hal ini Polri mendukung penuh terselenggaranya kejuaraan Taekwondo Piala Polri 2019 ini.

Kegiatan ini sebagai salah satu upaya Polri untuk turut serta dalam membentuk karakter generasi muda yang berprestasi, khususnya dalam bidang olahraga bela diri taekwondo," ucap Eko.

Eko mengatakan kejuaraan juga sebagai bagian dari interaksi Polri dengan masyarakat. Melalui kejuaraan ini dapat membentuk atlet-atlet taekwondo Indonesia yang mendunia.

Berita Terkait : Diminati Internasional, Kemenhub Tawarkan Jasa Pemeliharaan Bandara

"Kegiatan ini sebagai salah satu upaya Polri untuk turut serta dalam membentuk karakter generasi muda yang berprestasi khususnya dalam bidang olahraga bela diri taekwondo," sebut Eko.

Sementara itu ketua PBTI, Thamrin Marzuki mengaku berterima kasih kepada Kapolri yang sudah ikut membina dan menggelar kejuaraan taekwondo junior.

"Saya apresiasi niat baik Kapolri. Bertanding dan ujicoba merupakan makanan mereka," jelasnya.

Dia berharap dari ajang tersebut akan lahir bibit-bibit unggul yang nantinya bisa diproyeksikan sebagai atlet-atlet nasional.

Berita Terkait : Kemendagri Perkuat Strategi Pembumian Pancasila

"Saat ini kita memang sedang mencari atlet-atlet junior sebagai pelapis timnas. Mudah-mudahan dari ajang ini akan lahir taekwondo-taekwondo handal yang kita harapkan," pungkasnya.[WUR]