UEA vs Bahrain 1-1

Soukup Protes Penalti Khalil

Striker Uni Emirat Arab (UEA). Ahmed Khalil. (Foto : Istimewa).
Klik untuk perbesar
Striker Uni Emirat Arab (UEA). Ahmed Khalil. (Foto : Istimewa).

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim sepak bola Uni Emirat Arab (UEA) gagal memanfaatkan kandangnya di pembukaan Piala Asia kemarin pagi WIB. Tuan rumah bermain imbang 1-1 dengan Bahrain dalam pertandingan Grup A Piala Asia di Stadion Zayed Sports City, Abu Dhabi.

Bahkan tuan rumah nyaris dipermalukan Bahrain yang mampu unggul terlebih dahulu melalui gol Mohamed Al Rohaimi pada menit ke-78. Untunglah, Ahmed Khalil menyelamatkan wajah tim tuan rumah melalui eksekusi penaltinya pada menit ke-88.

Tuan rumah semestinya dapat memimpin terlebih dahulu seandainya Ismail Al Hamadi yang memiliki peluang satu lawan satu dengan kiper Sayed Shubbar Hashem dapat lebih tenang, sementara itu Kamil Al Aswad melepaskan tendangan bebas yang masih belum tepat sasaran di sisi lain lapangan.

Baca Juga : Tinggikan Pintu Stasiun MRT

Kegagalan kiper Khalid Eissa untuk menahan tembakan Ali Jaafar Madan hampir merugikan tuan rumah pada awal babak kedua, meski ia mampu memulihkan situasi dengan menggagalkan Al Rohaimi memaksimalkan bola pantul sebelum pemain UEFA Ali Ahmed Mabkhout melepaskan sepakan melebar di depan gawang yang terbuka.

Al Rohaimi memanfaatkan peluang berikutnya dengan lebih baik, melepaskan tembakan pada peluang kedua menyusul blok Khalifa Ghanim di garis gawang, namun UEA tidak menyerah begitu saja.

Tidak lama setelah dimasukkan sebagai pemain pengganti, Mohamed Marhoon dinyatakan melakukan handball di kotak terlarang dan Khalil sukses menunaikan tugasnya sebagai eksekutor, untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gol ini sekaligus menandai penampilan ke-100nya di timnas UEA, dan ia kini hanya terpaut dua gol untuk menyamai rekor pemain tersubur UEA Adnan Al Talyani yakni 52 gol.

Baca Juga : Masyarakat Rame-rame Nolak Larangan Dokumentasi Persidangan

Pelatih UEA Alberto Zaccheroni kini harus mempersiapkan timnya dengan maksimal untuk pertandingan krusial melawan India, sedangkan Bahrain akan berhadapan dengan Thailand pada Kamis.

Penalti Khalil memantik kontroversi. Pelatih Bahrain Miroslav Soukup kecewa berat dengan keputusan wasit. “Itu bukan handball. Mungkin Marhoon menyentuh bola dengan tangan, tetapi dia tak sengaja dan bukan pelanggaran,” ujar pelatih asal Ceko itu sebagaimana dilansir foxsportsasia.com, Minggu.

“Sampai sekarang saya belum melihat rekaman videonya. Tetapi dari tempat saya berdiri, terlihat sentuhan bola menggunakan tangan itu tidak disengaja,” tambahnya. [KW]