Sabet Emas, Prestasi Tim Tenis Meja Paralimpik Indonesia Harumkan Bangsa di Kejuaraan Para Finland Open 2019

Klik untuk perbesar
Tim Tenis Meja Paralimpik Indonesia di Kejuaraan Para Finand Open 2019 (Foto: Kedubes Finlandia dan Estonia)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Tim Tenis Meja Paralimpik Indonesia berhasil mengharumkan nama bangsa dengan mempersembahkan 1 medali emas, 2 medali perak, dan 1 medali perunggu pada Kejuaraan Para Finland Open 2019 yang berlangsung di Finlandia, 11-13 Oktober 2019. 

Duta Besar RI untuk Finlandia dan Estonia, Wiwiek Setyawati Firman, mendapatkan kehormatan dari Panitia Para Finland Open 2019 yang berada di bawah International Table Tenis Federation (ITTF) mengalungkan medali kepada para Juara Para Tenis Meja Kelas 10 yang berasal dari berbagai negara. Indonesia dan Finlandia selama ini telah memiliki diplomasi olahraga yang terjalin sangat baik. 

Berita Terkait : Tunjukkan Eksistensi sebagai Negara Maritim, Indonesia Berpartisipasi di OOC 2019

Medali emas dipersembahkan David Jacobs setelah berhasil mengalahkan Filip Radovic asal Montenegro di partai final tunggal putra para tenis meja dalam kejuaraan Para Finland Open 2019. David Jacobs merupakan atlet nomer satu Indonesia sekaligus peringkat kedua dunia di kelas 10 para tenis meja. Atlet berdarah Ambon kelahiran Ujung Pandang 42 tahun yang lalu ini sebelumnya mengalahkan salah satu unggulan, Krisztian Gardos, dari Austria di partai semifinal yang berlangsung ketat, namun akhirnya berhasil dimenangkan Jacobs 3-2.

Pada partai final yang berlangsung sangat ketat, Tim Ganda Putra Kelas 10 (David Jacobs dan Komet Akbar) dan Tim Ganda Putra Kelas 4-5 (Adyos Astan dan Agus Sutanto) meraih medali perak. Tim Ganda Putra Kelas 4-5 Indonesia bertarung melawan atlet para tenis meja asal Turki yang merupakan peringkat 1 dunia. Sedangkan medali perunggu dipersembahkan oleh atlet Leonardo Aritonang dan Abdul Malik Abdullah.

Berita Terkait : Atlet Tenis Meja Indonesia Berjaya Di Para Finland Open 2019

Keikutsertaan kontingen Indonesia pada kejuaraann yang diikuti 31 negara ini selain sebagai rangkaian pro tour sekaligus merupakan persiapan partisipasi Indonesia dalam Paralympic Games 2020 yang akan digelar di Tokyo, Jepang. [USU]