Rossi Minta Tunggangan Lebih Kenceng

Valentino Rossi. (Foto : twitter@MotoGP)
Klik untuk perbesar
Valentino Rossi. (Foto : twitter@MotoGP)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Hasil balap Valentino Rossi pada MotoGP Malaysia 2019 pekan lalu terbilang ada peningkatan. Rossi mengawali balapan MotoGP Malaysia 2019 dari posisi keenam, hingga pelan-pelan masuk ke posisi empat.

Namun, peningkatan performa balapannya itu tidak sebanding dengan koleksi poinnya di tahun ini. Pembalap Monster Energy Yamaha itu hanya membungkus 166 poin dari 18 seri MotoGP 2019.

Berita Terkait : MotoGP 2020, Rossi : Kompetisi Akan Lebih Kompetitif

Sekalipun menang pada gelaran MotoGP Valencia 2019, Rossi hanya bisa mengemas 191 poin. Ibarat pepatah ‘tidak ada api kalau tidak ada asap’, maka penyebab performa Rossi menurun pun bukan tanpa alasan.

Valentino Rossi mulai mengungkapkan alasan dirinya kurang tampil cemerlang hingga tahun ini. Rossi menjelaskan ada kendala di sektor mesin YZR-M1 andalannya itu. Ia menyayangkan lemahnya dari M1 miliknya saat bertarung di trek lurus.

Berita Terkait : Motor Anyar, Rossi Siap Bersinar

“Sebenarnya Yamaha, sama seperti pabrikan lain, bisa mengembangkan motor yang powerful,” ujar Rossi dikutip dari Corsedimoto. com. “Masalahnya, selain bertenaga besar, motornya harus juga mudah untuk dikendalikan. Itu yang sulit,” imbuhnya.

Tak hanya top speed, Rossi juga mengeluhkan ban belakang motornya yang terlalu cepat aus. Sebenarnya, Yamaha sendiri telah berusaha mengatasi dengan membuat inovasi berupa swingarm berserat karbon, tapi belum ada perubahan siginifikan.

Baca Juga : Geger Anjani Hamil Dan Corona

“Ini membutuhkan banyak teknisi, waktu, dan uang. Tapi menurut saya, Yamaha bisa melakukan semuanya karena ini tim yang besar dan punya banyak anggaran,” tutur pembalap ber- julukan ‘The Doctor’ itu.

“Semua akan tergantung pada sebesar apa keinginan Yamaha untuk tampil semakin kuat musim depan, serta kemauan mereka meluangkan waktu untuk itu,” tutupnya. [KW]