Liga Europa

Man United Vs Astana, Waspada Suhu -10 Celcius

Para pemain MU saat latihan. (Foto : twitter@ManUtd_ID)
Klik untuk perbesar
Para pemain MU saat latihan. (Foto : twitter@ManUtd_ID)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Manchester United MU perlu segera melupakan kegagalan menang lawan tim promosi Sheffield United di Premier League. Mereka harus fokus pada lawatan jauh ke Kazakhstan untuk menghadapi Astana di Liga Europa, Jumat (29/11) dini hari nanti WIB.

MU akan main main tandang melawan Astana pada matchday 5 Grup L. Dengan jarak 4.800 km, ini akan menjadi lawatan terjauh MU di kompetisi Eropa. Astana masih tanpa poin, dan sudah tak punya peluang untuk lolos ke babak berikutnya.

Berita Terkait : Man United Vs Tranmere Rovers, Waspadai Preton Park!

Sementara itu, MU telah mengumpulkan 10 poin, dan sudah pasti mendapatkan satu tempat di babak 32 besar. MU unggul dua poin atas AZ Al kmaar, dan enam poin atas Partizan. Jika menang di Astana Arena, dan AZ gagal menang menjamu Partizan di partai lainnya, maka pasukan Ole Gunnar Solksjaer akan memastikan diri jadi juara grup dengan satu laga tersisa.

Pada matchday 1, yang meru pakan pertemuan perdana mereka dengan suatu klub asal Kazakhstan, MU menang dengan skor tipis di kandang. Sempat dianggap bakal menang mudah, ternyata MU dipaksa bekerja keras untuk mengunci kemenangan lewat gol tunggal Mason Greenwood menit 73.

Berita Terkait : Man United Vs Burnley, Trauma Tiga Draw

Rombongan telah bertolak dari Manchester. Dalam rombongan kali ini, pelatih asal Norwegia tersebut ikut menyertakan pemain berusia 19 tahun, Max Taylor. Bagi Taylor, ini merupakan momen yang paling ditunggu- tunggu setelah 12 bulan menepi dari lapangan hijau.

Sebelumnya, Taylor harus meninggalkan skuad Setan Merah demi menjalani pengobatan kemoterapi untuk menyembuhkan penyakit kanker yang dideritanya. Sementara itu, MU yang sudah memastikan tiket ke babak knock out Europa League musim ini memilih mengistirahatkan para pemain seniornya.

Berita Terkait : Man City Vs Aston Villa, Waspada, Parkis Bus!

Sebagai gantinya, Soslkjaer membawa para pemain muda untuk memberi kesempatan dan jam terbang tambahan kepada mereka. Tim pelatih juga dibagi dua. Nicky Butt yang menjadi ketua pengembangan tim utama bakal mendampingi Solskjaer ke Kazhakstan.

Sementara Michael Carrick dan Kieran McKenna tinggal di Inggris untuk mendampingi para pemain senior MU berlatih di Carrington. Cuaca bakal jadi tantangan terberat Setan Merah saat bertandang ke markas Astana. Sebab mereka berpeluang tampil pada temperatur di bawah 10 derajat Celcius. Demi menjaga para pemain dari situasi ekstrem ini, tuan rumah berencana untuk menutup atap Astana Arena. [KW]