Man United Vs Spurs, Nasib Solskjaer di Tangan Mou

Para pemain MU. (Foto : twitter@ManUtd_ID)
Klik untuk perbesar
Para pemain MU. (Foto : twitter@ManUtd_ID)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Jose Mourinho akan kembali ke Old Trafford untuk menghadapi eks klub yang sudah memecatnya. Mastermind asal Portugal itu datang bersama Tottenham. Melihat momentum yang ada, sangat terbuka peluang dia membawa Spurs merebut tiga poin.

Peringkat sembilan Manchester United (MU) akan menjamu peringkat lima Tottenham pada pekan ke-15 Premier League 2019/20, Kamis (5/12) dini hari nanti WIB.

Mourinho melatih MU dari 2016, dan dipecat pada Desember 2018. Dia kemudian digantikan Ole Gunnar Solskjaer, yang masih bertahan hingga sekarang. Mourinho sempat mengganggur setelah dipecat MU, sebelum diangkat sebagai manajer Tottenham pada November 2019.

Berita Terkait : Man United Vs Club Brugge, Cukup Hasil Imbang

Dia menggantikan Mauricio Pochettino yang dipecat. Mourinho bahkan sukses melalui tiga laga pertamanya bersama Tottenham dengan kemenangan. Sementara itu, setelah sempat membangkitkan optimisme para pendukung MU di awal-awal kepelatihannya, hingga memunculkan jargon ‘Ole’s at the Wheel’, situasi Solskjaer kini cukup kontras.

Dia diyakini sudah berada di tepi jurang pemecatan. MU tanpa kemenangan dalam tiga laga terakhirnya di semua kompetisi. MU juga cuma menang dua kali dalam sembilan laga terakhirnya di Premier League. Jika sampai kalah dari Tottenhamnya Mourinho, tekanan terhadap Solskjaer bakal semakin besar. Mampukah dia meng hindarinya?

Itu tidak bakal mudah. Tottenham di tangan Mourinho seolah memiliki wajah berbeda. Mereka sepertinya selalu mampu mencetak gol lebih banyak daripada lawan. Melawan West Ham dan Bournemouth, juga Olympiakos di Liga Champions, gawang Tottenham selalu dibobol dua gol oleh lawan-lawannya.

Baca Juga : Warga Tak Perlu Khawatir, Naik MRT Insya Allah Aman

Namun, pasukan Mourinho tetap sanggup memenangi semuanya. Mourinho memiliki in-game management yang hebat. Dia sekarang juga punya skuad yang berkualitas. Termasuk di antaranya adalah sang bomber Harry Kane, juga Dele Alli dan Son Heung-Min yang sedang bagus-bagusnya.

Solskjaer membeberkan kondisi timnya jelang menghadapi jadwal berat pekan ini. Solskjaer menegaskan bahwa timnya akan bekerja keras untuk memenangkan jadwal berat.

“Jarak tiga atau empat hari antarpertandingan tidak akan mengubah banyak kondisi tim ini,” ujar Solskjaer kepada situs resmi manchester United.

Baca Juga : Mendramatisir Corona

Solskjaer menilai bahwa jadwal berat ini sebenarnya adalah sesuatu yang menguntungkan bagi Manchester United saat ini. Ia percaya bahwa kedua laga ini sempurna untuk membalikkan kondisi MU yang tengah mengalami periode yang buruk.

“Dua pertandingan ini (Tottenham dan Man City) adalah peluang yang sangat bagus bagi kami untuk membuktikan bahwa kami mampu bersaing dengan tim-tim yang lebih baik daripada kami,” ujarnya. [KW]