RMco.id  Rakyat Merdeka - Pelatih Real Madrid dikabarkan tengah sibuk menyiapkan strategi meredam striker Barcelona, Lionel Messi. Kedua klub akan bentrok dalam lanjutan La Liga, pekan depan.

Media asal Barcelona, Diario Sport melaporkan, Zinedine Zidane masih menimbang-nimbang strategi apa yang pas digunakan untuk menjinakkan pemain terbaik dunia ini. Apakah dengan man marking dengan menugaskan midfielder Madrid, Fede Valverde mengawal Messi?  

Berita Terkait : Mau Boyong Messi? Siapkan Duit Rp 12,1 Triliun

Masalahnya, metode man marking untuk meredam Messi selalu gagal total saat digunakan Madrid. Masih ingat saat Mateo Kovacic diberikan tugas serupa oleh Zidane dua musim lalu? Hasilnya Madrid digebuk Barca 3-0. 

Akibat diminta mengawal kemana pun Messi pergi, lini tengah Madrid kosong melompong. Akibatnya, Ivan Rakitic bebas mendrible bola di tengah lapangan sebelum menceploskan bola ke jala Madrid. 

Baca Juga : Cegah Kerumuman Ojek Daring, Sudin Pehubungan Jakpus Kerahkan 400 Personel

Solusi lain yang bisa dipakai adalah dengan memakai Valverde dan Casemiro sebagai double pivot di lini tengah untuk mengunci pergerakan Messi. Namun jeleknya, dengan strategi ini, Madrid yang biasa bermain dengan satu holding midfielder akan kehilangan tusukan dari lini tengah karena satu midfielder mesti membantu pertahanan. 


Kemungkinan lain adalah Madrid bisa memakai lini pertahanan yang tinggi, dekat dengan lini tengah untuk mengendalikan Messi. Risikonya, jika Messi Cs bisa melewati lini belakang Madrid, mereka tinggal berhadapan dengan kiper. 

Baca Juga : Kelompok-Kelompok Palestina Rapatkan Barisan

Di zaman Mourinho, Madrid memilih menggunakan center back sebagai sweeper, di depan empat bek, untuk mengawasi pergerakan Messi. Namun hasilnya juga jauh dari memuaskan. 

Pertanyaanya, strategi apa yang akan digunakan Zidane? Kita lihat nanti dalam duel El Clasico. [KRS]