RMco.id  Rakyat Merdeka - Liverpool menutup akhir tahun 2019 dengan kemenangan sempurna. The Reds menang 1-0 atas Wolverhampton dalam laga pekan ke-20 Liga Inggris di Stadion Anfield, Senin (30/12) dini hari tadi WIB. Keputusan VAR menjadi sorotan.

Di laga itu VAR atau asisten wasit yang dibantu video menguntungkan Liverpool dan merugikan Wolverhampton. VAR membalikkan keputusan pelanggaran handball yang awalnya dijatuhkan wasit Anthony Taylor kepada Adam Lallana. Keputuaan ini menjadi menjadi sahnya gol Sadio Mane pada menit ke-42.

Berita Terkait : Liverpool Vs Leeds United, Pantang Buang Peluang

Lima menit kemudian VAR memutuskan menganulir Wolvers.  Gol Pedro Neto dianulir karena menilai Jonny Castro terjebak offside  sebelum bola bersarang ke gawang Liverpool.

 Praktis gol tunggal Mane menjadi penentu kemenangan Liverpool, yang memperpanjang catatan tak terkalahkan tim besutan Juergen Klopp itu sepanjang musim ini.

Baca Juga : Deddy Sitorus: Pernyataan Ahok tentang BUMN dan Pertamina Kurang Bijak

Bek Virgin van Djik menolak mengomentari soal VAR. Baginya kemenangan Liverpool karena bermain sabar. "Mereka menyulitkan kami, dan kami tentu saja sangat gembira bisa mendapatkan tiga poin," kata Van Dijk seperti dikutip laman resmi Liverpool.

"Anda harus sangat sabar, tetap positif. Kami menahan bola untuk kurun waktu yang lama dan sangat sabar, menurut saya itulah hal terpenting," tambahnya.

Baca Juga : Golkar Yakin Pilkada di Tengah Pandemi Tetap Bisa Berjalan Baik

Hasil itu memastikan Liverpool menutup 2019 dengan catatan tanpa kekalahan di Anfield di semua kompetisi. Mereka kini telah mengoleksi 55 poin dari maksimal 57 poin yang dapat diraup di liga musim ini.

Liverpool juga tetap di puncak klasemen kini mengoleksi 55 poin dan merestorasi keunggulan 13 poin dari pesaing terdekat, Leicester City (42), sedangkan Wolverhampton (30) harus rela tertahan di urutan ketujuh. [IPL]