RMco.id  Rakyat Merdeka - Ambisi Andy Murray agar moncer lagi tahun 2020 terhalang cedera. Murray dipastikan mundur di laga Grand Slam pertama di  Australia Open 2020 dan ATP Cup untuk Inggris Raya.

Mantan petenis nomor satu itu sempat tampil inspiratif saat kembali beraksi setelah operasi pemulihan pinggul. Bahkan ia bertekad kembali nangkring di peringkat ATP dunia  tahun 2020.

Baca Juga : Pilkada Tak Boleh Ancam Jiwa Dan Perkembangan Anak

Namun cedera kembali jadi ancaman. Murray memutuskan untuk tidak pergi ke Melbourne setelah cedera yang ia alami pada akhir musim belum membaik seperti yang ia harapkan.

Murray, yang mampu berlatih di lapangan pekan ini, akan kehilangan turnamen Grand Slam yang berlangsung pada 20 Januari-2 Februari tempat ia pernah lima kali menjadi finalis yang kalah. Selain itu dia juga tidak akan bermain bagi Britania Raya pada edisi perdana ATP Cup di Australia, yang dimulai 3 Januari.

Baca Juga : Berpindah Menjalin Interaksi

"Sayangnya, saya mengalami kemunduran dan sebagai tindakan pencegahan perlu menyelesaikan itu sebelum bertanding," kata petenis Skotlandia tersebut kepada BBC sebagaimana dikutip Reuters, Minggu (29/12). 

"Saya bekerja sangat keras untuk sampai pada situasi di mana saya bisa bermain pada level atas dan saya patah hati saya tidak akan bisa kembali.

Baca Juga : Pemerintah Miliki 3 Modal Kekuatan

"Akan selalu dalam jangan waktu yang ketat, namun tim mengambil keputusan untuk tidak buru-buru kembali, maka ia akan melanjutkan latihan di lapangan dan membangun kebugaran setelah Januari."  [IPL]