Kalahkan PSKC Cimahi

Persijap Jepara Juara Liga 3

Tim Peraijap Jepara saat menerima piala juara Liga 3 2019 dari Menpora Zainudin Amali (kanan), Minggu (29/12) malam. (Foto: PSSI)
Klik untuk perbesar
Tim Peraijap Jepara saat menerima piala juara Liga 3 2019 dari Menpora Zainudin Amali (kanan), Minggu (29/12) malam. (Foto: PSSI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Persijap Jepara sukses menjadi juara Liga 3 2019. Kepastian ini usai Laskar Kalinyamat julukan Persijap mengalahkan PSKC Cimahi dengan skor 3-1 pada partai final di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Minggu (29/12) sore.

Kedua tim menerapkan permainan menyerang sejak menit awal pertandingan. Persijap dan PSKC saling bergantian jual beli serangan. Namun hingga babak pertama berakhir, skor tetap tanpa gol.

Memasuki babak kedua, baik PSKC maupun Persijap kembali menampilkan permainan menyerang. Sampai akhirnya Faldi Ades berhasil membawa Persijap unggul 1-0 pada menit ke-67, melalui sepakan mendatar di dalam kotak penalti.

Berita Terkait : Persib Bandung Raih Juara Liga 1 Putri 2019

Unggul satu gol membuat para pemain Persijap kian bersemangat. Skuad yang dilatih Sahala Marudut Tigor ini pun memperbesar keunggulan pada menit ke-71, melalui tendangan penalti Rizki Hidayat.

Persijap kembali bisa mencetak gol pada menit ke-73. Kali ini, giliran Zainal Arifin yang berhasil membobol gawang PSKC. Skor kembali berubah 3-0, untuk keunggulan Persijap.

PSKC mencoba bangkit, tim yang dilatih Robby Darwis itu akhirnya mampu memperkecil kedudukan menjadi 3-1, melalui tendangan dari luar kotak penalti Dian Sasongko pada menit ke-80. Dan skor 3-1 bertahan hingga pertandingan selesai.

Berita Terkait : PSSI Perintahkan PSN Ngada Jalankan Keputusan Pandis Liga 3 2019

Usai laga, pelatih Persijap Jepara, Sahala Marudut Tigor mengatakan bahwa kunci sukses Persijap Jepara menjadi kampiun adalah tampil konsisten.

"Saya bersyukur kita konsisten dengan permainan kita menekan musuh dari awal sampai akhir pertandingan. Dan yang paling penting kita menampilkan sepak bola yang indah," kata Sahala.

Lebih lanjut, Sahala menjelaskan bahwa filosofi permainan yang dibawanya mampu diserap dengan baik oleh para punggawanya.

Berita Terkait : Final Liga 1 Putri 2019, Persib Putri Melawan PS Tira Putri

"Saya datang ke Persijap membawa filosofi saya sendiri membawa game model saya. Saya pengaruhi pemain saya agar mengikuti model permainan saya.

Kuncinya, saya memiliki filosofi dan ini sangat bagus diperankan para pemain termasuk kita melakukan penambahan pemain. Kuncinya adalah ketika merekrut 7 pemain baru," tambah Sahala. [WUR]