Solskjaer : Liga Inggris Tidak Manusiawi

Jadwal padat, pemain MU kecapean. (Foto : Istimewa)
Klik untuk perbesar
Jadwal padat, pemain MU kecapean. (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Kritik atas jadwal super padat Liga Inggris kembali datang. Kali ini dari manajer Manchester United (MU), Ole Gunnar Solskjaer.

Pria Norwegia itu menilai jadwal yang dihadapi klub di Liga Inggris terlalu padat dan cenderung tidak manusiawi untuk pemain. Seperti kebiasaan selama ini, Liga Inggris tidak libur di masa Natal. Masih ada beberapa partai yang dipertandingkan dalam dua minggu terakhir.

Imbasnya, kebanyakkan klub di Inggris memainkan jadwal yang sangat padat, yakni memainkan empat pertandingan dalam durasi hanya 11 hari saja pada akhir tahun ini.

Berita Terkait : MU Keok, Fans Minta Solskjaer Dipecat

Solskjaer mengaku masih tidak habis pikir dengan jadwal yang sangat padat itu. “Saya rasa jadwal ini sama sekali tidak adil bagi pemain kami,” kata Solskjaer, dilansir dari situs resmi MU.

Solskjaer secara terbuka menyebut jadwal Liga Inggris di akhir tahun ini tidak manusiawi bagi pemain. Ia menyebut bahwa dua pertandingan dalam tiga hari benar-benar menguras fisik dan mental pemain sehingga mereka sulit untuk tampil optimal.

“Saya rasa Anda tidak bisa mengharapkan tim Anda bermain di level tertinggi baik dalam aspek fisik maupun mental setelah 48 jam dari pertandingan sebelumnya,” ujar kata manajer MU, Ole Gunnar Solskjaer.

Berita Terkait : Chelsea Unggul Pemain, Derbi London Berakhir Imbang

Untuk mengatasi situasi ini, Solskjaer membuat kelonggaran bagi skuatnya untuk bisa tetap tinggal bersama keluarga di sela jadwal padat, setelah beberapa tahun sebelumnya pasukan Setan Merah tinggal di hotel saat melakoni jadwal yang padat seperti sekarang.

“Dua pertandingan dalam tiga hari sebe- narnya bisa dilakukan sesekali, namun bukannya beberapa kali dalam jangka waktu yang singkat.”

“Namun, saya terkesan dengan cara pemain kami mengatasi situasi ini. Mereka mampu menjaga kondisi tubuh dengan baik di periode ini.”

Berita Terkait : Dianggap Juara, Liverpool Ogah Jumawa

“Itulah mengapa, saya mengizinkan mereka tetap tinggal di rumah masing- masing, karena tidak ada gunanya kami menghabiskan waktu di hotel. Saya mempercayai mereka, dan mereka tahu apa yang harus mereka lakukan.” ia menandaskan. [KW]