MotoGP 2020, Rossi Diprediksi Ngedrop Lagi

Valentino Rossi. (Foto : Istimewa)
Klik untuk perbesar
Valentino Rossi. (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Mantan pebalap MotoGP, Loris Capirossi mengatakan merosotnya performa Valentino Rossi di beberapa musim balap terakhir bukan disebabkan kualitas motornya. Tetapi lebih dikarenakan skill dan kecepatan Rossi yang sudah menurun.

“Rossi mulai kehilangan kecepatannya sebagai seorang pebalap. Bisa jadi ini karena usianya yang sudah uzur,” kata Capirossi dikutip Euro Sport, kemarin.

Berita Terkait : MotoGP 2020, Rossi : Kompetisi Akan Lebih Kompetitif

Mantan pebalap tim Ducati itu mengatakan, biar bagaimanapun Rossi tetap legenda MotoGP. Sehingga, baik buruknya hasil yang diraih Rossi di sebuah ajang balap tidak akan berpengaruh pada popularitasnya.

“Aku rasa apa yang dialami Rossi ini adalah sebuah hal yang wajar. Dia sudah berusia 40 tahun, dan bebannya sudah mulai terasa. Tapi, namanya akan terus melegenda,” ujarnya.

Berita Terkait : Motor Anyar, Rossi Siap Bersinar

Sebagaimana diketahui sejak memulai debut sebagai pebalap, Rossi memang langsung menunjukkan kualitasnya. Bahkan rider berpaspor Italia tersebut sempat mendominasi persaingan di kelas primer dalam beberapa musim.

Akan tetapi performa Rossi belakangan ini memang tidak terlalu menjanjikan. Bahkan Rossi harus rela melalui 39 balapan tanpa bisa meraih kemenangan. Ya, kemenangan terakhir yang berhasil didapat Rossi ketika ia tampil di MotoGP Belanda musim 2017.

Baca Juga : Soal Upah Buruh, Ini Penjelasan Aice

Sementara pada MotoGP 2019, performa Rossi bersama Tim Monster Energy Yamaha juga tak terlalu apik. Dari 19 balapan yang berlalu, Rossi hanya mampu meraih dua podium.

Rossi juga terpaksa harus rela finis di posisi ketujuh pada klasemen akhir MotoGP 2019. Capirossi pun mengklaim sangat mengenal kualitas Rossi sebagai seorang pebalap profesional. [DNU]