Rematch Fury Vs Wilder, Stamina Jadi Kunci Kemenangan

Duel pertama Tyson Fury dan Deontay Wilder. (Foto : Istimewa)
Klik untuk perbesar
Duel pertama Tyson Fury dan Deontay Wilder. (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Duel ulang alias rematch antara Tyson Fury dan Deontay Wilder memang tinggal menghitung hari. Dalam tempo sepekan ke depan atau pada Minggu (23/2/2020), Fury akan bertinju melawan Wilder di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, AS.

Berbagai persiapan sudah dilakukan para petinju. Kabarnya Fury, melakukan diet ketat agar mencapai bobot ideal saat hari-H. Tapi petinju Inggris itu membantahnya. Fury berambisi meraih kemenangan setelah hanya bisa meraih hasil imbang pada duel pertama.

Berbagai usaha pun telah dilakukan petinju berusia 31 tahun itu untuk menumbangkan Wilder. Salah satunya adalah mengganti pelatih dari Ben Davison ke Sugarhill Steward. Selain itu, Fury juga disinyalir melakukan diet ketat supaya pergerakannya lebih baik. Namun, dia menyanggah isu tersebut.

Berita Terkait : Menang TKO, Fury Juara Baru kelas Berat WBC

“Saya tidak punya diet coke dan tidak ada 100 cangkir kopi untuk diminum setiap hari. Saya mengalaminya seserius mungkin. Saya tidak bisa mempersiapkan yang lebih baik dari yang saya miliki,” kata Fury, dilansir dari Boxing News 24.

“Saya tidur lebih awal dan bangun lebih awal juga. Saya mengonsumsi makanan yang tepat dan minum banyak air juga mengonsumsi vitamin,” ucap Fury melanjutkan.

Meski membantah, Boxing News 24 menulis bahwa kondisi Fury kini terlihat lebih kurus, lebih tua, dan sedikit “usang”. Tak cuma itu, Boxing News 24 juga menulis bahwa selama wawancara, Fury tampak letih dan tidak tampil energik seperti biasanya.

Baca Juga : Soal Upah Buruh, Ini Penjelasan Aice

Deontay Wilder terus mempersiapkan diri di bawah bimbingan pelatih Jay Deas.Pertemuan pertama Deontay Wilder dan Tyson Fury secara kontroversial berakhir draw. Ketiga hakim masing-masing memberi putusan berbeda, 115-111, 110-114, 113-113. “Kami sudah saling mengenal, tahu kekuatan dan kelemahan masing-masing,” kata Wilder.

“Kunci dari pertarungan kedua adalah membuat penyesuaian yang tidak saya lakukan pada duel pertama,” tambahnya.

Petinju kelahiran Tuscaloosa, Amerika Serikat (AS) ini mengakui terlalu banyak melakukan kesalahan pada partai pertama melawan Tyson Fury.

Baca Juga : Airlangga Beri Kuliah Umum di Seskoal

“Ketika itu, saya lebih liar dan ceroboh. Saya melakukan hal- hal yang biasanya tidak dilakukan. Namun saya pastikan bakal berbeda pada rematch nanti,” ujar Deontay Wilder. [KW]