Jelang Liga 1 2020, PSSI Gelar Seleksi Wasit

Ketum PSSI, Mochammad Iriawan bersama anggota Komite Eksekutif Hasani Abdulgani, pelatih Indra Sjafri, Sekjen Ratu Tisha Destria, Wasekjen Maaike Ira Puspita seusai workshop seleksi wasit, di Cilodong, Depok, Minggu (16/2). (Foto: PSSI)
Klik untuk perbesar
Ketum PSSI, Mochammad Iriawan bersama anggota Komite Eksekutif Hasani Abdulgani, pelatih Indra Sjafri, Sekjen Ratu Tisha Destria, Wasekjen Maaike Ira Puspita seusai workshop seleksi wasit, di Cilodong, Depok, Minggu (16/2). (Foto: PSSI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2020, PSSI mengadakan seleksi dan workshop wasit dengan asisten wasit pada 15-22 Februari 2020 di Kompleks Kostrad Divisi 1, Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Sebanyak 29 wasit dan 39 asisten wasit mengikuti kegiatan ini, namun akan bertambah karena beberapa wasit dan asisten wasit masih bertugas di ajang Piala Gubernur Jawa Timur 2020. 

Mereka akan diberikan materi oleh instruktur wasit dari AFC, Rozali Yakob dan Subkhiddin. Program ini termasuk agenda rutin PSSI setiap tahun sebelum kompetisi bergulir. 

Berita Terkait : Persebaya Keberatan Soal Rencana PSSI Gelar TC Timnas Pada Maret 2020

Selain itu, sebagai wadah untuk meningkatkan performa perangkat pertandingan (wasit dan asisten wasit) yang akan bertugas di kompetisi Liga 1 dan menambah pengetahuan wasit-wasit tersebut mengenai Laws of the Game.

Pada Minggu (16/2), Ketua Umum PSSI, Mochammad Iriawan bersama anggota Komite Eksekutif Hasani Abdulgani, pelatih Indra Sjafri, Sekjen Ratu Tisha Destria, Wasekjen Maaike Ira Puspita datang ke Cilodong untuk membuka serta memberikan arahan pada kegiatan tersebut. 

Iriawan pun mengapresiasi atas terselenggaranya workshop serta seleksi wasit dan asisten wasit jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 2020 ini. Ia menyatakan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk para wasit yang akan mendapat tugas di kompetisi Liga 1 2020 yang akan dimulai 29 Februari mendatang. 

Berita Terkait : Shopee Liga 1 2020, Persija Kalahkan Borneo FC 3-2

"Peran wasit dan asisten wasit di sebuah pertandingan sangat penting. Untuk itu, wasit dan asisten wasit harus mempunyai kemampuan yang baik dalam perwasitan, integritas, dan melaksanakan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab," kata Iriawan. 

"Para wasit serta asisten wasit ini saya harap mengikuti seleksi dengan baik, dan hasil penilaian dari seleksi ini dilakukan secara obyektif dan terbuka.  Bagi wasit yang lolos seleksi, kami ingin mereka belajar terus karena ini sebagai bekal yang bagus untuk memimpin kompetisi Liga 1 2020. 

Wasit adalah tokoh utama dalam menjaga sepak bola Indonesia. Ketegasan dan keberanian yang benar dari wasit dalam menegakkan laws of the game di lapangan adalah kunci menuju sepak bola Indonesia yang berintegritas," tambahnya. 

Berita Terkait : Shopee Liga 1 2020 Dimulai, Ini Pesan Ketum PSSI

Pada kesempatan ini, Iriawan juga melakukan tanya jawab dengan para wasit sebagai bahan diskusi dan saran wasit kepada PSSI. 

Diantaranya yakni bahwa wasit mengatakan bahwa honor Rp 5 juta di setiap tugas sangat cukup bagi mereka. Selain itu, wasit juga membutuhkan alat bantu komunikasi antara wasit dan asisten wasit, untuk itu Ketum PSSI langsung meminta PT LIB untuk segera menyiapkan. 

Dan wasit serta asisten wasit memminta buku pedoman wasit yang berbahasa Inggris di translate dan dibagi ke wasit sebelum Liga 1 2020 bergulir. [WUR]