Virus Corona, Italian Junior Badminton 2020 Dihentikan

Tunggal putri junior andalan Indonesia, Stefhanie Widjaya. (Foto : Istimewa)
Klik untuk perbesar
Tunggal putri junior andalan Indonesia, Stefhanie Widjaya. (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Merebaknya virus corona di Italia membuat pertandingan Italian Junior 2020 akhirnya terpaksa dihentikan. Atas instruksi pemerintah setempat, seluruh rangkaian pertandingan tidak dilanjutkan meski tinggal memainkan babak semifinal dan final di hari terakhirnya, Minggu (23/2).

Masing-masing kontingen juga dianjurkan oleh panitia untuk pulang ke negaranya masing-masing. Namun begitu tim junior Indonesia harus menunggu jadwal penerbangan hingga, Senin  (24/2), menyusul penuhnya jadwal penerbangan di Italia saat ini.

Berita Terkait : Virus Kambing Hitam

“Pertandingan akhirnya dibatalkan karena virus corona. Hari ini semua sektor ganda sudah final, sementara yang tunggal baru babak semifinal. Rencananya kami langsung ke Belanda hari ini. Tapi semua flight hari ini penuh. Jadi kami tunggu di hotel sampai besok jam 10 pagi, kami ke airport terus langsung ke Amsterdam,” ujar Minarti Timur, pelatih tunggal putri yang mendampingi ke Italia.

Atlet junior Indonesia sendiri sudah memastikan tiga gelar melalui all semifinal di sektor tunggal putri serta all final ganda putri dan ganda campuran. Tunggal putri mempertemukan Siti Sarah Azzahra dengan Komang Ayu Cahya Dewi dan Saifi Rizka Nurhidayah melawan Stephani Widjaja, di babak empat besar.

Berita Terkait : Repot Gegara Corona, Lima Laga Seri A Ditunda

Sementara gelar ganda putri dipastikan melalui pertemuan Melani Mamahit/Tryola Nadia dengan Lanny Tria Mayasari/Jesita Putri Miantoro.

Kemudian ganda campuran, ada pertemuan sesama pemain Indonesia, Crissandy Santosa/Melani Mamahit melawan Lutfi Afriand/Lanny Tria Mayasari. Di sektor tunggal putra, Indonesia mengirimkan dua wakilnya ke babak semifinal. Mereka adalah Muhammad Sultan Nurhabibu Mayang dan Sulistio Tegar.

Berita Terkait : Virus Corona Gentayangan Di Mana-mana, AS Tunda Pertemuan Dengan Para Pemimpin ASEAN

Ganda putra juga mengirimkan satu wakil ke final yaitu Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) akhirnya memutuskan poin pertandingan diberikan kepada atlet sesuai dengan babak yang berhasil dicapainya. Pertandingan juga dipastikan tidak akan dilanjutkan atau disusulkan pada kemudian hari.[IPL]