RMco.id  Rakyat Merdeka - Gelandang Persija Jakarta, Sandi Darman Sute meminta maaf atas perilakunya dalam laga kontra Borneo FC, di Stadion Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (1/3).

Pada laga perdana itu, Sute 'ngamuk' ketika dirinya diganti Evan Dimas oleh pelatih Sergio Farias. Tak ayal, apa yang dilakukan Sute itu membuat manajemen Persija memberikan sanski hukuman dua pertandingan.

Secara terbuka, Sute melontarkan penyesalannya melalui akun instagram pribadinya. Dalam unggahannya itu, ia mengaku menyesal dengan perbuatannya. Ia mengakui lepas kendali karena ingin memberikan kontribusi kepada Persija.

Baca Juga : Bahrain Klaim Gagalkan Serangan Teroris Dukungan Iran

"Assalamualaikum wr (wb). Pada hari ini, Senin 2 Maret 2020 saya Sandi Sute memohon maaf atas sikap dan tingkah yg saya lakukan pada pertandingan perdana antara Persija vs Borneo fc," tulis Sute. "

Atas nama pribadi saya mengatakan bahwa semuanya spontan terjadi. Krna saya begitu semangat untuk.membela tim, sya terkejut pelatih menggantikan saya di menit menit awal.

Semuanya terjadi secara spontan, secara pribadi saya ingin memberikan kontribusi kepada tim, secara tim saya ingin persija dngan hasil yg terbaik di laga pertama,".

Baca Juga : Sebentar Lagi, Damri Bakal Uji Coba Bus Energi Listrik

"Dan 3 poin sudah kita raih. Oleh karena itu kepada manajemen, kepada pelatih dan seluruh The Jak dimana pun berada saya meminta maaf atas apa yang sudah saya lakukan, dan saya Sandi Sute menerima segala konsekuensi atas apa yg sdah saya lakukan.

Mudah mudahan menjadi pembelajaran bagi saya pribadi untuk lebih baik lagi ke depannya. Amin," ungkap Sute.

Atas perilaku buruknya itu, Sute tidak bisa bermain ketika Persija berhadapan dengan Persebaya Surabaya, 7 Maret 2020 dan Bhayangkara FC, 14 Maret 2020. [WUR]