Liverpool Vs Chelsea, Origi Mentor Para Brondong

Origi dkk akan memperkuat Liverpool. (Foto : Istimewa)
Klik untuk perbesar
Origi dkk akan memperkuat Liverpool. (Foto : Istimewa)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Chelsea dan Liverpool akan berhadapan di putaran kelima Piala FA 2019/20, Rabu (4/3) dini hari nanti WIB. Laga ini akan digelar di Stamford Bridge, kandang The Blues.

Akankah tim tamu kembali menurunkan pemain mudanya? Bola ada di tangan Pelatih Kepala Liverpool Jurgen Klopp. Chelsea tanpa kemenangan dalam dua laga terakhirnya. Setelah dipermak Bayern Munchen 0-3 di kandang sendiri, di babak 16 besar Liga Champions leg pertama, anak-anak asuh Frank Lampard bermain imbang 2-2 melawan tuan rumah Bournemouth di liga akhir pekan kemarin.

Chelsea bahkan nyaris kalah di markas Bournemouth jika bukan berkat sepasang gol bek sayap Marcos Alonso. Ketika Chelsea gagal menang, Liverpool justru dipaksa menelan kekalahan pertamanya di Premier League musim ini ketika melawat ke kandang Watford.

Berita Terkait : Lazio Vs Atalanta, Ujung Tombak La Dea Teruncing

Pasukan Jurgen Klopp bukan cuma kalah, tapi kalah telak 0-3 lawan Watford. Sedang di kancah antarklub Eropa peruntungan Liverpool juga belum muncul. Si Merah dihajar Atletico Madrid 0-1 di leg pertama perdelapan final.

Liverpool ingin segera melupakan hasil pahit tersebut. Mereka pun siap memberikan yang terbaik saat melawan The Blues di Piala FA. Chelsea dan Liverpool sudah bertemu sekali di Premier League musim ini, pada pekan keenam.

Waktu itu, Liverpool berhasil mengalahkan Chelsea 2-1 di Stamford Bridge. Liverpool unggul lewat Trent Alexander- Arnold dan Roberto Firmino, sedangkan Chelsea cuma bisa menipiskan selisih skor melalui N’Golo Kante. Trio Firmansah (Roberto Firmino, Sadio Mane, Mohamad Salah) di lini depan kemungkinan akan diistirahatkan.

Berita Terkait : Liverpool 0-2 Chelsea : Aduh, Si Merah Tersingkir di Piala FA

Mereka diplot untuk memburu gelar kasta tertinggi Liga Inggris yang sudah lama tidak diraih Liverpool sejak era Premier League bergulir pada 1991/1992. Divock Origi yang selama ini jadi penghangat bangku cadangan, kemungkinan akan jadi starter.

Dia akan mendampingi para pemain muda Liverpool yang berkisaran usia 19-23 tahun. Pasukan muda Liverpool terbukti sukses bertahan hingga babak keempat, menaklukkan Shewsbury 1-0 25 Januari lalu.

“Tujuan kami adalah untuk memenangkan Piala FA. Saya pikir para pemain mudanya sudah bikin bangga semoga para pemain muda ini akan mendapatkan kesempatan lagi,” papar Pelatih Liverpool U-23 Neil Critchley. [KW]