RMco.id  Rakyat Merdeka - Inter Milan dikabarkan mempermanenkan Alexis Sanchez. Tapi dengan satu syarat, pemain asal Chile tersebut harus rela gajinya dipotong dalam jumlah yang tidak sedikit.

Seperti dilaporkan Tuttosport, kemarin, gaji Sanchez yang akan dipotong itu separuhnya sehingga menjadi sekitar 200 ribu poundsteling atau setara Rp 3,6 miliar per pekan.

Berita Terkait : AS Roma Ikat Smalling Hingga 2023

Padahal, gaji mantan pemain Barcelona dan Arsenal itu di klub asalnya yakni Manchester United mencapai sekitar 16,5 juta Poundsterling (Rp 297,8 miliar). Namun, Sanchez dikabarkan enggan kembali ke Manchester United meski mendapat gaji setinggi langit.

Dia lebih memilih bertahan dan kalau bisa dipermanenkan Inter, meski gajinya harus dipotong. Namun perlu diketahui, selama meminjam Sanchez, Nerazzurri hanya membayar 4,5 juta Poundsterling dari gaji tahunan Sanchez yang angkanya mencapai 21 juta poundsterling.

Berita Terkait : Inter Milan Vs Benevento, Ular Putih Fokus Scudetto

Nah karena gajinya Sanchez terlalu. tinggi bagi Inter Milan, sudah muncul rumor mereka tidak akan mempermanenkan Sanchez dan akan mengembalikannya ke Manchester United saat masa peminjamannya habis.

Akan tetapi, wacana pengembalian Sanchez ke Old Trafford tersebut tak diinginkan sang pemain. Salah satu alasannya karena ia puas dengan performanya bersama skuat asuhan Antonio Conte tersebut.

Berita Terkait : Seri A : Tujuh Gol, Inter Milan Bekuk Fiorentina

Meski di tengah musim sempat mengalami cedera, Sanchez mulai memainkan peran krusial di bawah asuhan Conte. Sejauh ini, Sanchez sudah bermain dalam sembilan laga di Serie A Italia bersama Inter Milan dengan menyumbang satu gol dan dua assists.

Selain itu, dipinjamkannya Sanchez ke Inter lantaran kurang mengkilap setelah digaet dari Arsenal pada musim dingin 2019. Sanchez bahkan bolak-balik cedera sehingga baru membukukan lima gol dan sembilan assist dalam 45 penampilan di semua kompetisi. [DNU]