Jerman Junior 2020, Teges/Indah Kembali Harumkan Indonesia

Pasangan ganda campuran junior Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil. (Foto : dok PBSI)
Klik untuk perbesar
Pasangan ganda campuran junior Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil. (Foto : dok PBSI)

RMco.id  Rakyat Merdeka - Pasangan ganda campuran junior Teges Satriaji Cahyo Hutomo/Indah Cahya Sari Jamil menjadi pahlawan Indonesia di ajang Jerman Junior 2020.  Empat wakil lolos ke final, hanya Teges/indah yang naik podium.

Teges/Indah yang dijagokan di tempat kedua, mengalahkan ganda campuran Korea, Lee Hak Joo/Yoo A Yeon, dengan skor 6-21, 21-16, 21-10 pada laga final di Jerman, Minggu waktu setempat.

Ini menjadi sebuah tantangan yang tak mudah bagi Teges/Indah yang sebelumnya juga juara di Dutch Junior pada Februari 2020. Apalagi di semifinal mereka juga mesti berjuang rubber game melawan wakil Malaysia, Muhammad Haikal/Low Yeen Yuan, dengan skor akhir 21-17, 18-21, 21-17.

Berita Terkait : Virus Corona, Italian Junior Badminton 2020 Dihentikan

"Di game pertama, pasangan Korea langsung menekan, kami kurang siap di start-nya. Kami di awal ketinggalan jauh sekali," kata Indah soal laga final.

"Waktu game kedua dan ketiga kami main no lob pendek jadi susah buat lawan untuk main kencang. Kalau mereka balik ke pola mereka, kami coba main no lob pendek lagi," lanjut Indah yang merupakan peraih gelar juara dunia junior ganda campuran tahun 2018 bersama Leo Rolly Carnando.

Teges/Indah telah mengikuti tiga tur Eropa dengan raihan dua gelar. Sebelum berlaga di Dutch Junior dan German Junior, Teges/Indah mengikuti turnamen level senior, Austria International Challenge 2020 dan terhenti di babak perempat final.

Berita Terkait : Perindo Dukung Penuh Kabinet Indonesia Maju

Teges/Indah baru saja dipasangkan awal tahun ini. Dikatakan Teges, ia tak terbebani dipasangkan dengan Indah yang sudah lebih dulu mencatat prestasi di level junior. "Kami saling percaya saja sama kemampuan partner kami, kami saling support. Tidak ada beban partneran sama Indah. Saya pun ada keyakinan saya bisa juara sama Indah," ujar Teges kepada Badmintonindonesia.org.

"Pertandingan final hari ini memang luar biasa menguras energi karena waktunya mepet. Tadi stamina saya sudah menurun banget, tapi saya memotivasi diri sendiri, saya ngomong sama diri sendiri. Ini kan final, masa mau kalah, tanggung satu pertandingan lagi bisa juara," tuturnya.

Sementara itu, tiga wakil Indonesia harus mengakui keunggulan lawan mereka di final. Tunggal putri Stephanie Widjaja dihentikan Manami Suizu (Jepang), dengan skor 21-18, 15-21, 17-21.

Berita Terkait : GBCI Bekerjasama dengan GBPN dalam Dekarbonisasi Sektor Bangunan di Indonesia

Alvi Wijaya Chairullah juga harus mengakui keunggulan tunggal putra Malaysia, Kok Jong Hong, dengan skor 15-21, 15-21. Ganda putra Muhammad Rayhan Nur Fadillah/Rahmat Hidayat takluk dari ganda putra Malaysia, Junaidi Arif/Muhammad Haikal, setelah bertarung tiga game dengan skor 21-13, 18-21, 16-21. [IPL]