Virus Corona Mewabah, Kick Off Liga 2 2020 Jalan Terus

Virus Corona Mewabah, Kick Off Liga 2 2020 Jalan Terus
Klik untuk perbesar

RMco.id  Rakyat Merdeka - PSSI kembali nekad memutar kompetisi, kali ini giliran liga 2 yang diputar. Padahal isu Corona sedang mengancam Indonesia. Hari ini, Sabtu (14/3), PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) resmi melakukan kick-off Liga 2.

Sebagaimana kompetisi Liga 1 yang digulirkan tepat waktu pada 29 Februari 2020, Liga 2 pun diputar sesuai perencanaan awal, pada pekan kedua Maret 2020. Kick-off Liga 2 ditandai dengan pertandingan perdana di Stadion Batakan, Balikpapan, Kalimantan Timur, antara tuan rumah Persiba menjamu Kalteng Putra.

Selain dimulainya liga tepat waktu sesuai visi Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan untuk menjalankan kompetisi yang teratur, bersih dan berkualitas, PSSI juga melakukan berbagai terobosan untuk mengangkat pamor Liga 2.

Secara khusus, Iriawan mensyukuri terwujudnya kerjasama dengan Kompas TV sebagai media partner Liga 2. “Adanya siaran langsung dari Kompas TV menunjukkan mutu Liga 2 tidak bisa dipandang sebelah mata,” kata Iriawan.

Berita Terkait : Liga 2 Berlangsung, PSSI Lakukan Terobosan Spektakuler

Selama ini, Kompas TV dikenal cukup selektif dalam memilih program-program yang ditayangkan, apalagi jika sudah masuk dalam kategori siaran langsung. Sabtu (14/3), Kompas TV menyiarkan secara langsung partai perdana Liga 2 dari Stadion Batakan, Balikpapan, sejak pukul 18.00 WIB.

Secara total, Kompas TV menayangkan langsung 62 pertandingan Liga 2 2020 dari pertandingan pembukaan hingga partai final, Oktober mendatang. Laga-laga ini bertitel ‘Road To GBK’ karena partai puncak Liga 2 akan dimainkan di stadion utama kebanggaan masyarakat Indonesia.

Liga 2 2020 diikuti 24 tim, serta dibagi dalam dua grup, masing-masing 12 tim di Wilayah Barat dan Wilayah Timur. Nantinya hanya tiga tim saja yang akan memperoleh tiket promosi ke Liga 1 2021.

Juara dari masing-masing grup Liga 2 (Wilayah Barat dan Timur) otomatis mendapatkan jatah naik ke Liga 1 dan mendapat kehormatan tampil dalam partai final di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Berita Terkait : Lancar Hingga Pekan Kedua, Ketum PSSI Apresiasi Shopee Liga 1 2020

Sementara satu tiket promosi tersisa akan menjadi hak dari runner up grup. Dua tim yang menempati posisi ini akan memainkan laga ‘play off’, juga di Stadion GBK, untuk menentukan satu tim pemenang menuju Liga 1.

Pada Liga 2 2020, dua belas tim yang ada di Wilayah Barat yakni PSMS Medan, Semen Padang, PSPS Riau, Tiga Naga Pekanbaru, Babel United, Sriwijaya FC, Badak Lampung, Cilegon United, Perserang Serang, PSKC Cimahi, Persekat Tegal dan PSIM Yogyakarta.

Adapun dua belas tim lain di Wilayah Timur yakni PSCS Cilacap, Persijap Jepara, Persis Solo, PS Hizbul Wathan Sidoarjo, Putra Sunan Giri Gresik, Martapura FC, Kalteng Putra, Persiba Balikpapan, Persewar Waropen, Mitra Kukar, Sulut United dan PSBS Biak.

Bukti serius perhatian pemerintah dan PSSI pada Liga 2 yakni hadirnya Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali dan juga Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan pada kick-off Liga 2 hari ini di Stadion Batakan, Balikpapan.

Berita Terkait : Ketum PSSI Dukung Penuh Program Latihan Shin Tae-Yong untuk Timnas Indonesia

Ini merupakan kali kedua hadirnya duet tokoh olahraga nasional Indonesia membuka gelaran kompetisi sepakbola profesional setelah 29 Februari lalu, Menpora dan Ketua Umum PSSI menghadiri kick-off Liga 1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya.

Hal lain yakni dinaikkannya subsidi bagi klub-klub peserta Liga 2, sehingga setiap tim bisa lebih bersemangat dalam menjalankan setiap pertandingan.

“Kita tahu, Indonesia merupakan negara yang terbentang sangat luas. Hal ini juga kita rasakan dalam gelaran Liga 2 yang pesertanya mulai PSMS Medan dan Semen Padang di barat hingga Persewar Waropen dan PSBS Biak di ujung timur,” kata Iriawan. [WUR]