RMco.id  Rakyat Merdeka - Real Madrid berduka. Virus corona merenggut nyawa mantan presidennya, Lorenzo Sanz. Dia meninggal dunia pada Sabtu, (21/3) setelah sempat tertular virus corona.

"Hari ini, Real Madrid berkabung atas hilangnya seorang presiden yang mendedikasikan sebagian besar hidupnya untuk hasratnya yang luar biasa," tulis pernyataan klub lewat laman resminya, Sabtu (21/3).

Berita Terkait : PSG Vs Nice, Rawan Ditunda Gegara Corona

Sanz adalah presiden Madrid antara 1995 dan 2000. Ia memimpin klub Spanyol itu meraih dua trofi Liga Champions, satu gelar La Liga, dan Piala Winners Eropa. Dia dirawat di rumah sakit pekan lalu dengan gejala virus corona.

Pemain ikut menyampaikan bela sungkawa. Lewat Twiter, kapten Madrid Sergio Ramos memuji sepak terjang Lorenzo Sanz.

Berita Terkait : Real Madrid Vs Real Sociedad, Tanpa Kenal Ampun

"Hari yang sangat menyedihkan bagi Real Madrid. Lorenzo Sanz menghubungkan kemarin dan hari ini dengan dua nomor: 7 dan 8 (kemenangan Liga Champions pada 1998 dan 2000). Kematiannya membuat kita semakin sedih di hari-hari sulit ini. Bela sungkawa mendalam saya kepada keluarga dan teman-teman. Beristirahatlah dengan tenang." 

"Mantan Presiden, pelukan besar untuk keluarga dan teman-teman di masa-masa sulit ini. Dan memori yang sangat spesial bagi mereka juga yang meninggal dunia karena virus yang fatal ini. Semoga kita semua mendapatkan kekuatan," tulis pemain Casillas di Twitter. [IPL]